by

Warga Babakan Cianjur Harapkan Bantuan APBdes Rutilahu Desa Gadobangkong Bisa Bantu Masyarakat Tak Mampu Miliki Hunian Layak

INFO INDONESIA NEWS – KAMIS, 16 JULI 2020
POSTED BY LIESNA EGA

BANDUNG BARAT – DESA GADOBANGKONG.

Team Iinews kembali menemukan rumah yang tidak layak huni di Kampung Babakan Cianjur, Rt 04 Rw 07 Desa Gadobangkong  Kecamaran Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.Letak rumah ini memang berada jauh di dalam ,lingkungan Pemakaman Umum Wilayah.

Sekilas nampak sebuah rumah yang sangat tidak layak untuk di huni, disaat Iinews menemui pemilik rumah tersebut kami  bertanya terkait dengan keadaan dan kondisi rumahnya tersebut.

kami pun bertanya kepada pemilik rumah tersebut”apakah sudah pernah mengajukan perbaikan kepada Pemerintah Desa Gadobangkong atau belum?, dan ternyata Mak Popon(Pemilik Rumah) tersebut berkata bahwa”dulu pernah di ajukan tapi hingga kini Saya tunggu tak ada kabar lagi ,dan tidak ada pihak mana pun yang datang menemui kami lagi, “ujarnya.

Terlihat kondisi rumah yang hingga kini dalam kondisi , atap rumah bolong apabila musim hujan banjir hingga ke dalam rumah, rumah ini belum terselesaikan bangunan nya karena kepala keluarga (Suami Popon) Sudah meninggal dunia, karena sakit.

Dengan keadaan kondisi seperti itu? Adakah Kepedulian Desa Jayamekar untuk menganggarkan APBdes perbaikan,sebut saja(RUTILAHU) untuk rumah tersebut?karena ternyata Mak Popon tersebut bernama  tinggal bersama – sama dengan Anak berikut cucu – cucu nya,keseharian Mak Popon hanya seorang Buruh mencangkul sawah dan hanya cukup untuk makan sehari-hari mengurusi Cucu nya.

Keterbatasan masalah ekonomi mereka berkata”jangankan untuk memperbaiki, untuk makan pun kami hanya mengandalkan buruh kuli nyangkul sawah garapan milik orla,kadang anaknya mencuci baju milik tetangga “ujar Mak Popon.

Rumah tersebut jelasnya berada di Kampung Babakan Cianjur, RT 04/RW 07, Desa Gadobangkong , Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Terkadang mereka sekeluarga pun merasakan kekhawatiran jikalau datang musim penghujan, apakah kami masih bisa berlindung dirumah kami ini apabila Hujan air deras masuk ker dalam rumah, bahkan kamar mandi pun kami tidak mempunyai nya, sedangkan anak-anak kami gadis semua“ujar Hasanah anak dari Mak Popon dengan suara parau.

Penghasilan buruh mencangkul pun kadang tidak dapat menutupi isi perut seluruh keluarganya, hingga terkadang mereka berdua menjual hasil sawah berupa tutut  yang mereka pungut sendiri di sawah saat mencangkul itupun tak seberapa hasilnya,”ujarnya

Hingga saat ini tak ada dari pihak mana pun yang peduli untuk memperbaiki rumahnya tersebut, baik dari Pemerintah Desa Gadobangkong,apalagi dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ,”ujarnya mengeluh.”kalau yang melakukan pendataan pernah ada,tapi kami tunggu hingga kini, tak satupun terealisasi bantuannya tersebut, “ujar Mak Popon.

“Mudah – mudahan dengan adanya kedatangan team Iinews Media,Kiranya bisa menyampaikan keinginan kami ini, karena kami sangat membutuhkan perbaikan rumah kami ini, untuk melindungi keluarga Kami dari Hujan Deras ataupun banjir bilamana datang musim penghujan, “ujar Mak Popon seakan berharap.

Penulis /Editor : Liesna Ega Kabiro Iinews

News Feed