VIRAL..!! Bahar Ditantang Prajurit TNI, Apakah Berani atau Ngumpet

oleh -106 views

Infoindonesianews.com | Senin, 20 Desember 2021.

Buntut dari ucapan Bahar Smith yang menyinggung KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman, banyak yang menyindir, mengecam bahkan ada yang merasa tersinggung dan ingin menantangnya.

Dari sebuah video yang beredar, Bahar dicari oleh prajurit TNI usai video ceramahnya yang menyindir Dudung Abdurrachman viral di media sosial.

Dalam narasi cuitannya, netizen yang share video itu berharap Polri segera menangkap Habib Bahar sebelum para anggota TNI AD menyerbu penceramah yang dikenal keras saat berdakwah itu. “Berharap POLRI bergerak cepat menangkap, sebelum anggota TNI angkatan darat menyerbu ke BAHAR BIN smith,” cuitnya.

Di video yang beredar, tampak prajurit yang mengenakan seragam TNI itu menanggapi Bahar Smith yang menurutnya hanya bisa menjadi provokator. “Hei Bahar, jangan sok jagoan kamu lawan pimpinan saya! Kamu cuma bisanya jadi provokator aja kamu itu!,” katanya.

Dia juga menantang Bahar untuk melawan dirinya jika memang Bahar jagoan. “Kalau kamu jago, sini lawan saya. Tentara Nasional sudah memberikan yang terbaik untuk bangsa ini,” katanya lagi. Selain itu, dia juga akan mencari Bahar Smith di manapun dia berada. Pasalnya, TNI sudah memberikan yang terbaik untuk NKRI.

Lawan one on one? Ah, kayak gak tahu aja kelompok sebelah. Mana ada nyalinya, apalagi yang menantang adalah seorang prajurit. Pasti bakal lari duluan dan ngumpet entah di mana. Bahar memang terkenal kasar dan sudah beberapa kali menganiaya orang lain. Tapi apakah itu dia lakukan sendiri? Tentu tidak. Ada banyak pendukung di belakangnya.

Dia ini sama dengan Rizieq, yang hanya berani karena banyak pendukung fanatik yang mau melakukan apa saja. Berani karena berlindung di balik ketiak pendukungnya. Berani karena berlindung di balik jubah agama dan ulama. Sisanya, pengecut dan tidak punya nyali bertindak sendiri.

Rizieq mau kabur aja harus dikawal laskarnya. Rizieq mau kabur ke Arab Saudi karena kasus chat mesum aja harus bikin alasan diundang umroh sebagai tamu istimewa raja Arab Saudi. Ikuti sidang aja harus ditemani pendukungnya dan bikin semak jalanan. Baliho dirobek aja langsung ngambek dan merasa paling dizalimi.

Orang-orang seperti Rizieq dan Bahar berani karena banyak pendukungnya yang nalarnya kacau. Selagi masih ada banyak orang bodoh yang mau-maunya dibodohi, orang-orang seperti Rizieq dan Bahar takkan lenyap. Akan terus ada. Mereka seolah cari makan dari kebodohan orang lain. Disuruh perang, ok ok aja. Disuruh lompat ke jurang pun ok ok aja. Padahal mereka pun tak berani melakukan apa yang mereka ucapkan. Pengecut hanya dipuja oleh orang stres. Orang waras takkan mau dan sudi. Bodoh banget kalau ikuti orang ini.

“Kalau kamu jago, sini. Saya cari kamu, di manapun kamu. Angkatan darat ini sudah memberikan yang terbaik buat negara ini,” kata prajurit itu.

Prajurit TNI itu juga menyinggung soal bencana Semeru yang sebelumnya disinggung oleh Habib Bahar saat menyindir Jenderal Dudung dalam video ceramahnya yang viral. Menurutnya, pihak yang pertama kali tampil membantu korban letusan gunung berapi itu adalah TNI Angkatan Darat.

Bahar dulu sempat menyinggung di mana kelompok nasionalis saat bencana Semeru dan memuji FPI yang paling terdepan. Biasa lah, mau menolong tapi mau pamer dan membesar-besarkan. Seolah hanya mereka saja yang berada di sana dan membantu. Yang lain juga bantu kaleee.

“Jangan kamu bisa provokator aja kamu itu. Kalau kamu jago jangan pimpinan saya kamu lawan, ini (saya dulu),” katanya.

Lebih baik jangan deh, nanti Bahar ngambek dan merengek lalu bikin narasi penzaliman terhadap ulama. Kalau duel langsung, dia takkan berani.

Memang ada benarnya kalau Bahar Smith harus ditindak tegas. Kalau tidak, mulutnya itu tidak akan berhenti membuat kontroversi dan provokasi. Kelompok ini hanya jadi benalu bagi bangsa ini. Tapi sabar saja lah, lama-lama juga dia bakal terpeleset lidah. Bahar mirip Rizieq yang lidahnya bakal gatal kalau tidak bicara kasar atau menghina orang lain. Mulutnya gatal kalau tidak bikin sensasi.

Narasumber Pewarta : Xhardy – Seword / Viva Chanel / RN/ TM. Editor Red : Liesna Ega.