Tanggapan Korda BPNT Kota Makassar Mengenai Penyaluran BPNT Di Kota Makassar

oleh -95 views

Infoindonesianews.com – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos) RI program Sembako terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Makassar dengan di berbagai agen e-warong yang tersebar di beberapa Kecamatan sesuai dengan delapan pedoman umum dan teknis yang berlaku.

Korda BPNT Kota Makassar, Andi Sawe menjelaskan terkait penyaluran sembako berupa, beras, telur dan ayam yang diserahkan langsung kepada KPM Kota Makassar,melalui Agen e-Warong yang di kontrol oleh Tim Suplayer Provinsi Sulawesi-Selatan, Selasa (24/03/2020).

“Anggaran bantuan pangan non tunai (BPNT) untuk di bulan maret yang semula Rp. 150.000 menjadi Rp. 200.000 per KPM, jadi untuk penambahan pangan di bulan maret ini yaitu nabati, hewani, Buah buahan dan kacang kacangan, berdasarkan surat edaran presiden RI yang ditetapkan pada Maret 2020”. Ujar Andi Sawe

Sementara itu Korda BPNT Kota Makassar saat di wawancarai oleh media Infoindonesianews menjelaskan bahwa penyaluran BPNT dikota Makassar tidak berjalan sesuai juknisnya, karena masih ada saja oknum yang mengambil bahan pangan, yang tidak melalui mitra BPNT yang ditelah di tetapkan.

“Saya temukan bukti fisiknya serta informasi yang didapatkan dari mitra BPNT seperti menggunakan beras lain yang bukan merek Bulog yang pada dasar nya Bulog adalah mitra Bahan pangan bentuk Beras yang bekerja sama dengan BPNT, dan tidak mengindahkan pedoman umum yang berlaku”ujar Andi wase

“Untuk memperbaiki sistem yang lama, dan tentang adanya berapa oknum yang menyalahgunakan kartu BPNT, sehingga ada beberapa KPM yang masih dikatakan awam, yang ikut dalam alur yang tidak sesuai peraturan umum yang telah dikeluarkan berdasarkan surat edaran Kementerian Sosial RI, maka saya akan memakai sistem yang sesuai dengan dasar dari Provinsi, agar tidak bertentangan pada pedoman umum, serta untuk membuat teknisi atau sistemnya sesuai pada jalurnya” ujar Andi Wase

Pada dasarnya Sekda provinsi Sul-Sel mengelurkam Sk dan menunjuk CV. Andira lolo Sejahtera sebagai suplayer yang baru untuk menyuplai bahan pangan ke 127 agen e-warong yang terdapat di berbagai kecamatan di kota makassar.

Selain itu dalam penyaluran BPNT Kota Makassar Andi Sawe berharap,”agar KPM dapat mendapatkan hak nya dan adapun kartu kartu yang bermasalah dapat dilaporkan secepatnya untuk menindaki oknum, yang tidak bertanggung jawab yang mengumpulkan Kartu kartu KPM tersebut, agar segera di laporkan secara fisik ditiap bulannya pada Kementerian Sosial”ujar Andi wase pada wartawan infoindonesianews

Lanjut Andi Wase,” dengan adanya program sembako ini, sebagaian kebutuhan harian masyarakat yang kurang mampu dapat terpenuhi, dan dengan program sembako ini juga dapat memenuhi gizi masyarakat, dan tentunya kalau kegiatan program sembako ini berjalan sesuai juknisnya, maka dapat menjadikan kota Makassar menjadi lebih baik”.Tutup

Wartawan IINEWS: A.Machfud Ardiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.