INFO INDONESIA
Nasional

Sekertaris DPD Partai Perindo Luwu Timur Bermasalah Dengan Netizen, Diduga Sebar Berita “HOAX” Dan “SARA”

Infoindonesianews.com

Luwu Timur – Insiden berdarah yang terjadi di Mako Brimob Salemba pada Selasa (8/5) lalu masih simpang siur dan tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian terkait pemantik persoalan tersebut.

Terkait insiden itu, di Luwu Timur sejumlah Netizen malah dibuat geram dengan salah satu postingan pengguna akun Hendrikus Mangguali.

Pasalnya, postingan itu diduga berbuntut informasi yang bersifat Hoax dan mengarah ke Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan. Parahnya lagi, postingan Hendrikus di cap sebagai Propokator oleh sejumlah Netizen.

“Ada dua kejahatan yang tak berprikemanusiaan yang terjadi di Mako Brimob. Dan ciri khas mereka selalu mengumandangkan takbir Allah Maha Besar,”status Hendrikus pria yang diketahui seorang Sekjen salah satu partai besar di Lutim.

Menanggapi hal tersebut, Netizen pun membanjiri dikolom komentar, bahkan Netizen membagikan postingan Hendrikus. “Hendrikus Mangguali kalau anda mau mengkeritik gak usa
Bawah2 nama agama Islam..
Kalau Agama lo..kami lecehkan
Bgmn perasaan mu..juga..
Tolang jaga perasaan kami sebagai umat muslim.. Yang jelas kita semua punya semboyan dalam negri ini
Bhinneka Tunggal Ika yang di wariskan oleh para leluhur kita,”tulis Raden Menthas distatusnya diikuti screnshot status Hendri.

“Hendrikus harus klarifikasi postingannya dan meminta maaf kpd umat islam,”tulis Ramli Djono dikolom komentar.

Senada Netizen pemilik akun Edy Panggabean meminta pemilik akun Hendrikus mangguali mengklarifikasi dan mempertanggung jawabkan terkait status di beranda akun facebook miliknya.

“Dalam tempo 1X24 jam bernama Hendrikus yg penyebar berita yg tidak bisa dipertanggung jawabkan ini segera ditangkap pihak kepolisian dan diinterogasi dan diselidiki apa maksud dan tujuannya..hal ini penting sebelum masyarakat yang menghakiminya,”cetusnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pemilik akun Hendrikus Mangguali belum bisa dihubungi dan Hendrikus belum melayangkan klarifikasi baik lisan maupun tertulis terkait postingannya. Dari pantauan tim infoindonesianews.com postingan tersebut telah dihapus.(Andi Zachril)

Related posts

Bernostalgia, Alumni SMPN 1 Mangkutana Bakal Menggelar Reuni Akbar.

info

Proyek Pengaspalan Jalan Rw 13, Rw 15,Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah,Kabupaten Bandung Barat,Di Duga Proyek Siluman Yang Sarat Pelanggaran.

info

5 Bulan Sakit Stroke, Tinggal Di Rumah Tak Layak Huni Diatas Tanah Orang. Sadimun Berharap Tangan Tuhan Melalui Pemerintah.

info

Leave a Comment