by

SEJUMLAH KELOMPOK TANI MENINGGALKAN RUANG RAPAT,DI DUGA ADA ORANG LUAR YANG BERPERAN SEBAGAI PROVOKATOR

-Nasional-4 views

Infoindonesianews.com – Sabtu, 22 Agustus 2020.

LUWUTIMUR – Pertemuan anggota dan pengurus Kelompok Tani Sintuwu dan Kelompok Tani Harapan Makmur 3,melaksanakan rapat bersama Pemerintah Desa Kasintuwu untuk membicarakan musyawarah lanjutan tahapan Peremajaan kelapa sawit ,serta melanjutkan rapat yang di gelar sebelumnya di Desa Kasintuwu.

Sepertinya Sejumlah Anggota Kelompok Tani tiba-tiba Walk Out dari pertemuan rapat tersebut dengan dugaan adanya provokasi dari salah seorang anggota Kelompok Tani yang bukan berasal dari Warga Kasintuwu.

Karena, disaat yang bersamaan ketika dilaksanakan rapat tersebut diduga seseorng bernama(Fred Kurun) mengajak sejumlah orang anggota kelompok tani untuk meninggalkan Dan keluar dari Ruang rapat tersebut.

Pihak Koperasi Agro Mandiri Utama (KAMU) hadir bersama Kuasa hukumnya atas undangan kepala desa Kasintuwu yang di gelar di Aula kantor Kasintuwu, pada Hari Jumat (21/08/2020).

Kepala Desa Kasintuwu menyesalkan adanya dugaan Provokasi tersebut, Karena sejumlah Anggota Kelompok petani membubarkan diri memilih keluar dari ruang rapat tanpa mengikuti terlebih dahulu pembahasan yang akan disampaikan saat itu oleh Kepala Desa Kasintuwu Dan Humas Koperasi KAMU Muhammad Alwan, SH.

Saat di konfirmasi di aula kantor Desa Kasintuwu Muhammad Alwan,SH menjelaskan bahwa “Pihaknya hadir di rapat tersebut hanya untuk memenuhi undangan Pemerintah Desa Kasintuwu dan undangan dari Kelompok Tani, tentunya dalam hal ini untuk mengedukasi kelompok tani kelapa sawit yang ada didesa kasintuwu itu bisa lebih maju Dan berkembang lagi.

Namun, Kami kecewa ternyata kehadiran kami untuk memenuhi undangan tersebut seolah – olah tidak di respon,padahal niat kami baik untuk mengedukasi Kelompok Tani sawit Di Desa Kasintuwu ini, mungkin dugaan kami Karena adanya orang yang memprovokatori menganjurkan untuk tidak mengikuti rapat tersebut.

“Sebenarnya kedatangan kami Selain memenuhi undangan pun,kami juga ingin menyampaikan klarifikasi kepada 18 orang yang telah menandatangani surat kaleng ,yang ditembuskan ke beberapa instansi, sebelum kami laporkan kepada pihak yang berwajib,”Ujar Andi Ade.

Terkait 18 orang tersebut yang diduga telah menandatangani nya surat kaleng tersebut, terindikasi isinya pencemaran nama baik Ketua Kelompok Tani, Kepala Desa Kasintuwu dan Koperasi Agro Mandiri Utama,Untuk tindaklanjut laporan pencemaran nama baik tersebut,akhirnya kami serahkan kepada kuasa hukum kami untuk menindak lanjuti nya.

“Terkait hasil dari pertemuan rapat hari ini, kami akhirnya menyimpulkan bahwa” semua tahapan pekerjaan dalam program PSR ini tetap akan berjalan seperti biasa ,yaitu pancang tanam dan serta pemeliharaannya ,” ujar Alwan.

Ditempat yang sama, Petrus Frans kepala Desa Kasintuwu, mengaku kecewa dengan beberapa orang kelompok tani yang memilih walk out,
“Saya menyesalkan kejadian tersebut , pasalnya seorang warga yang diduga mengajak walk out sejumlah Kelompok Tani tersebut, justru Dia tidak terdaftar dalam catatan sebagai penduduk desa Kasintuwu,dalam artian tidak memiliki KTP Desa Kasintuwu,”Ujar Petrus.

Sementara untuk perwakilan dari Dinas Pertanian Luwu Timur bernama Risna, saat dikonfirmasi terkait pertemuan rapat tersebut, beliau tidak bersedia memberikan keterangan apapun kepada pihak media.

Dalam rapat ini Alwan menyampaikan “kegiatan KSU KAMU kehadiran management yang mengelolah dana hibah BKD/PKS ini semua sebagai wujud komitmen dalam acara rapat Laporan Pertanggungjawaban kegiatan yang telah dilaksanakan,”ujarnya

“Kehadiran kami pun juga untuk membahas soal rencana kegiatan penyaluran Bibit dan Penanaman Perdana Kelapa Sawit Program PSR,”Urai Alwan menjelaskan.

Sementara sebagai fasilitator rapat, Petrus Frans memaparkan hasil keputusan Rapat. Adapun hasilnya yakni segala kegiatan PSR di kembalikan ke kedua kelompok Tani yang hadir,yang tidak menghadirinya itu semua tidak akan menghalangi program untuk kegiatan tersebut yang sudah berjalan sesuai tahapan dan progresnya “ujar Alwan

“Hasil rapat sudah kami sepakati bersama dengan peserta rapat yang hadir. Jadi kalau ada yang mengatakan lain diluar sana, itu artinya mereka hanya ingin memperkeruh suasana saja dan mencari-cari kesalahan,”papar Petrus sebagai Kepala Desa Kasintuwu. Untuk KSU KAMU hadir dalam rapat tersebut pada pada pukul 14.37 Wita, dimana rapat baru dimulai Dan selang beberapa menit saja langsung ditutup,”Ungkap nya.

Penulis/editor : Liesna Ega Kabiro IInews. Pewarta : Team Info lutim Dan Red infoindonesianews.com

News Feed