by

SEBAGIAN WARGA KBB ALAMI RAWAN KEKERINGAN & KEKURANGAN AIR HINGGA KINI,BELUM MENERIMA ATAS PERMINTAAN BANTUAN AIR.

-Nasional-24 views

INFOINDONESIANEWS.COM – SELASA, 01 SEPTEMBER 2020.

Foto : infoindonesianews.com

BANDUNG BARAT  – Kabupaten Bandung Barat saat ini mengalami rawan Kekeringan akibat kurangnya mata air yang dapat di konsumsi untuk sehari-hari.  Bahkan rawan kebakaran pun di musim kemarau ini perlu di waspadai .

Terpantau oleh infoindonesianews.com  sebagian  warga mengisi galon dan drum dari sumber air lantaran terdampak kekeringan ini, termasuk beberapa orang  pegawai Asn Kabupaten Bandung Barat,  yang terlihat membeli air mineral dengan alasan untuk kebutuhan buang air kecil,karena air tidak mengalir di kantor nya,pada Senin,(31/08/2020).

Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB,hingga saat ini belum menerima laporan adanya permintaan bantuan air bersih tersebut dari masyarakat ,meskipun suplai air mulai terganggu saat ini.

”Memang sekarang kita sudah memasuki musim kemarau ,tapi memang tidak separah tahun sebelumnya,waktu kemarin masih sempat ada turun hujan, akan tetapi Kita tetap harus tetap antisipasi, karena belum mencapai puncaknya. Untuk laporan permintaan air pun belum ada,” kata Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo(31/08/2020).

Untuk mengurangi sejumlah wilayah terdampak kekeringan ini di wilayah Kabupaten Bandung Barat di,pemerintah daerah telah mengupayakan untuk membangun sejumlah sumber air yaitu sumur bor yang berlokasi di tempat biasanya langganan krisis air bersih.

Menurut nya”misalnya di wilayah Desa Batujajar dan wilayah Desa Padalarang, karena memang itu sudah langganan, Namun, pada musim kemarau panjang ini, terkadang tidak mencukupi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Saat ini dari pihaknya belum bisa  menetapkan status siaga darurat kekeringan,walaupun musim kemarau akan menyebabkan pemasukan air bersih di beberapa wilayah pedesaan akan  mulai berkurang, bahkan kemungkinan akan alami kekeringan.

Oleh sebab itu inti nya dari penetapan status siaga darurat kekeringan,semua sangat lah bergantung kepada laporan hasil kajian BMKG dan hasil penetapan status di tingkat Provinsi.

Penulis/Editor : Liesna Ega Kabiro IInews 
Pewarta : Liesna Ega

News Feed