INFO INDONESIA
Nasional

PTKP HMI Cabang Balikpapan Meminta Pemkot Balikpapan untuk Memperrhatikan Masyarakat Yang Terdampak Kebijakan PPKM

infoindonesianews.com

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan meresmikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 20 Juli 2021. Itu sesuai dengan Instruksi mendagri No. 17/2021.

Beberapa poin yang berbeda dengan penerapan kebijakan PPKM sebelumnya di Balikpapan antara lain kegiatan makan/minum di tempat umum baik yang berada di lokasi sendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall dari maksimal 50% menjadi 25% kapasitas dengan batas operasional hingga pukul 17.00 WITA.

Kemudian, pelayanan take away (pesan antar) tetap dizinkan sampai dengan pukul 20.00 Wita, termasuk restoran yang hanya melayani pesan antara pulang/drive thru, padahal sebelumnya masih diperbolehkan 24 jam untuk take away. Selanjutnya, Waktu buka untuk Toko/Swalayan Bahan Pokok dapat menyesuaikan dan tutup pukul 17.00 Wita dan batas jam operasional untuk kegiatan Pusat Belanja/ mall/Pertokoan/ Pusat Perdagangan mulai dari pukul 10.00 hingga 17.00 wita. Dan fasilitas publik, tempat wisata, kegiatan seni budaya, pasar malam, jasa hiburan bioskop, wahana permainan anak, jasa hiburan malam dan sejenisnya ditutup.

Melalui instagram resmi @kemenkeuri disampaikan bahwa, selama diberlakukan aturan PPKM Darurat, pemerintah memberikan saluran bantuan kepada masyarakat.

Maka dari itu Dandi Samalewa selaku Kepala bidang PTKP HMI Cabang Balikpapan meminta kepada pemerintah kota Balikpapan untuk memerhatikan masyarakat yang terdampak kebijakan tersebut terutama buat para pelaku UMKM dengan menyalurkan bantuan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.

“ Tentunya para pelaku UMKM sangat terdampak dengan kebijakan tersebut maka dari itu kami dari HMI Cabang Balikpapan segera menyalurkan bantuan sosial sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang meminta kepala daerah mempercepat penyaluran bansos dan jaring pengaman sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),”Ungkap Dandi.

Selain bantuan kepada para pelaku UMKM, MENDAGRI juga menginstruksikan untuk memberikan bantuan berupa bantuan sosial tunai, diskon listrik dan juga program keluarga harapan.

“ Kami HMI Cabang Balikpapan akan terus siap melakukan pengawalan terhadap pemerintah kota Balikpapan terkait pemberian bantuan sosial selama masa PPKM Darurat. Jangan hanya menutupi ruang gerak masyarakat dalam melanjutkan hidup lantas tidak memperhatikan hal-hal penting lainya,” Tambah Dandi.

“Apabila selama PPKM Darurat diberlakukan dan kemudian pemerintah kota Balikpapan tidak memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak maka kami HMI Cabang Balikpapan akan melakukan langkah gerakan sesuai dengan aturan perundang undangan yang berlaku,”Tutup Dandi Samalewa.

(AC-iinews)

Related posts

Tim Tenis Lantamal VI Ikuti Pertandingan Tenis Antar Instansi Se-kota Makassar 2021

info

Dalam Rangka Ulang Tahun RI Ke-75, Bupati Barru Bersama Kepala Rutan serahkan Remisi

info

Jadi Imam sekaligus Khatib, Bupati Barru Pimpin Shalat Ied Keluarganya

info1