by

Prabowo Subianto Bentuk Komponen Pendukung Pertahanan Negara di Bidang Kesehatan

infoindonesianews.com – Jakarta,Menteri Pertahanan Republik Indonesia H. Prabowo Subianto membentuk Komponen Pendukung (Komduk), dalam hal Pertahanan Negara di Bidang Kesehatan untuk Percepatan, dan Penanganan penularan pandemi virus Covid-19. Relawan Komduk tersebut akan ditugaskan di RS dr Suyoto Pusrehab Kemenhan.

“Penyiapan relawan Komduk Pertahanan Negara Bidang Kesehatan ini merupakan salah satu dukungan Kemhan terhadap Gugus Tugas Percepatan Penanganan pandemi Covid-19 yang mensinergikan seluruh komponen Nasional, baik di pusat maupun di daerah, dengan melibatkan seluruh Kementerian/Lembaga terkait, TNI, dan Polri, serta melibatkan dukungan dari pihak swasta, lembaga sosial, dan perguruan tinggi juga, termasuk para relawan,” kata juru bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Kemenhan Jakarta, dalam rilis keterangannya kepada awak media infoindonesianews.com, (13/5/2020).

Prabowo mendapat laporan mengenai kemajuan pesat dalam pengujian plasma darah di Tanah Air yang nantinya akan dilakukan uji klinis berskala besar di beberapa rumah sakit untuk pasien penderita Covid-19.

Pengujian dengan menggunakan plasma darah dari pasien Covid yang telah sembuh tersebut merupakan salah satu dari sejumlah upaya untuk mencari formula yang tepat untuk menangani Covid-19. Selain itu, pengujian sel punca (stem cell) juga dilakukan untuk mengupayakan perbaikan jaringan paru yang rusak akibat Covid-19.

Kemajuan signifikan juga terjadi pada penelitian genome sequencing.
Ini tahapan yang sangat penting untuk menuju tahapan berikutnya untuk menemukan vaksin yang sesuai dengan negara kita.

Begitu juga upaya pengembangan alat tes PCR, alat tes diagnostik non-PCR, ventilator, serta unit laboratorium bergerak dengan bio safety level (BSL) 2 oleh Kementerian Riset dan Teknologi atau Badan Riset, dan Inovasi Nasional.

Presiden Jokowi menghimbau, untuk seluruh upaya riset, dan inovasi tersebut kita akan dukung sepenuhnya. Sang Presiden dalam hal ini meminta inovasi-inovasi yang telah dilakukan selama ini, agar dapat diproduksi secara massal sehingga kita tidak tergantung lagi pada produk-produk impor dari Negara lain, dalam keterangannya beberapa hari lalu..

Penulis: Tomy-iinews

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed