by

PERMASALAHAN PROGRAM BANTUAN BAHAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DESA MEKARJAYA,makin membingungkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM),Dugaan Pelanggarannya pun terus bermunculan, Benarkah?

Info Indonesia News – Selasa,30 Juni 2020
Dugaan pelanggaran yang muncul di lapangan di antaranya adalah:1) pengondisian pemangkasan Bahan Bantuan Pangan Non Tunai,2)Pemaketan bermacam jenis produk sembako tidak sesuai jukdis, 3)pengarahan pencairan penggesekan Kartu Atm Bpnt kepada Agen E-Warung zonasinya yang sudah diatur, tidak sesuai petunjuk buku pedoman Dinas terkait Bpnt,4)keterlibatan pihak Keluarga Kepala Desa Obar yang di duga istrinya adalah sebagai Agen E-Warung.

Kebingungan dan dugaan pelanggaran tersebut salah satunya dirasakan oleh warga(A),(AG),(N) dll, di Desa Mekarjaya Cikalongwetan. Sebelumnya warga masyarakat mengaku bingung ,karena belum ada sosialisasi terkait penjelasan detail BPNT dari awal penyaluran bantuan BPNT, hingga Penerimaan untuk KPM dari Pemerintah Desa Mekarjaya kepada Masyarakatnya.

Sehingga pada akhirnya masyarakat mendapatkan dan mengetahui petunjuk pemahaman tersebut dari sebuah buku petunjuk Pedoman Penerima Bantuan BPNT untuk KPM(Keluarga Penerima Manfaat),”ujarnya salah seorang warga kepada Info Indonesia News.com, belum lama ini.

Pada akhirnya, warga masyarakat Desa Mekarjaya mengacu kepada petunjuk Buku Pedoman BPNT tersebut,dan di saat KPM menerima bantuan BPNT tersebut beberapa waktu lalu,akhirnya masyarakat menyesuaikan sembako BPNT yang diterimanya,dengan Petunjuk Buku Pedoman tersebut, dan ternyata banyak pelanggaran dan penyimpangan yang tidak sesuai seperti dalam Buku Petunjuk Pedoman Bpnt tersebut penerapannya.

Kepala Desa Mekarjaya Obar sendiri pun pernah menjelaskan kepada pihak Iinews, saat Iinews kunjungi di Kantor Desa Mekarjaya di waktu beberapa minggu lalu untuk klarifikasi,dan Obar berujar” bahwa beliau tidak mengetahui apapun terkait penyaluran bantuan Bpnt tersebut, dikarenakan dari Pemerintah Desa Mekarjaya sendiri hanya sekedar memantau saja jalan nya Penyaluran Bantuan Bpnt tersebut,ujar nya

Kemudian Obar mengatakan pula,”bahwa dirinya, tidak pernah mengucapkan apalagi Intruksikan apapun terkait Bantuan Bpnt tersebut,baik kepada Kader, Perangkat Desa ataupun Keluarga Saya dan bahkan semua yang disampaikan oleh narasumber warga nya tersebut tidaklah benar adanya,bahkan dirinya merasa sudah melaksanakan ketentuan Penyaluran Bpnt tersebut sesuai Aturan dan Petunjuk Dinas Terkait Bpnt “ungkapnya.

Sampai pada akhirnya,saat masyarakat Mekarjaya ,mengetahui dan membaca berita penyangkalan tersebut ,merasa geram karena, masyarakat Desa Mekarjaya merasa ,Pernyataan Penyangkalan Kepala Desa Mekarjaya Obar itu tidak sesuai kenyataan di lapangan,padahal disaat lalu sebelumnya dari beberapa warga telah menemui Kepala Desa nya dan mengingatkan atas Kesalahannya tersebut dengan menunjukkan Buku Pedoman Bpnt tersebut kepada Obar,namun respons Kepala Desa Obar sendiri bersikap acuh tak acuh malah di duga tetap tidak transparan tentang Penyaluran Bpnt tersebut,bahkan mengulangi kembali kesalahan yang sama ,dan tidak pernah mengindahkan peringatan beberapa warga Mekarjaya tersebut ,apalagi mau mengakui kesalahan yang telah di lakukannya,”ujar beberapa warga yang mendatangi Redaksi Iinews.

Saat itu pula, dari beberapa sumber warga masyarakat Mekarjaya menyampaikan langsung dan melayangkan beberapa bukti Video, Data, Foto, Recaman juga bukti lainnya kepada Iinews untuk jawaban penyangkalan Kades Mekarjaya Obar tersebut.

Sampai pada akhirnya, narasumber ingin menjawab Penyangkalan Obar melalui Media Iinews youtube ,sehingga viral nya Video Youtube Iinews tersebut ,terkait Bukti Penyaluran KPM Desa Mekarjaya yang menjadi Konsumsi Publik hingga saat ini.

Klarifikasi Penyangkalan atas jawaban kembali Bukti Terkait Berita Youtube Iinews itupun disampaikan Obar kepada Media Iinews melalui telpon yang mengaku bahwa “penelpon tersebut adalah adiknya Kepala Desa Obar bernama (R).

Dan disini(R),menyampaikan kepada pihak Iinews melalui telpon”bahwa Keluarga nya keberatan atas Berita Youtube Iinews tersebut ,yang telah disampaikan beberapa warga kepada Media Iinews,karena pada kenyataan nya,menurut (R) /Obar, tidak seperti yang di tayangkan, bahkan Obar merasa nama baiknya telah dicemarkan oleh oknum warga tersebut,melalui Berita Youtube tersebut, dan dengan cara menyampaikan Bukti Video tersebut,pihaknya meminta terus menerus melalui chatingan Whatsaap kepada pihak Iinews untuk menyebutkan Narasumber Terkait Video Youtube Iinews tersebut,dan bisa membawa Narasumber Warga tersebut menemuinya di Desa Mekarjaya “ujar( R) yang mengaku Adik Keluarga Kepala Desa Obar.

Namun, pihak Iinews sendiri mengacu kepada kode etik journalist berkewajiban untuk Melindungi Narasumber Terkait Pelanggaran Bpnt tersebut kepada undang – undang Pers no 40,maka Iinews mempunyai kewajiban untuk Melindungi Narasumber tersebut, terkait masalah Pemberitaan Youtube Iinews,Media Iinews sendiri sudah memberikan hak guna jawab ,Baik kepada Pihak Narasumber Masyarakat,Maupun kepada Pihak Pemerintah Desa Mekarjaya Kepala Desa Obar.

Selanjutnya,kembali Beberapa Orang Warga Narasumber menemui Pihak Media Iinews,terkait Telpon Penyangkalan Kembali atas Jawaban Pihak Keluarga Kepala Desa Obar,dan menjelaskan juga menyampaikan”Bahwa Warga yang di duga terkait Pelaporan Pelanggaran Penyaluran Bpnt tersebut “, Dirinya, telah didatangi oleh beberapa orang dirumah kediaman warga narasumber oleh Pihak Keluarga Obar termasuk salah seorangnya memakai seragam Tni, yang memerintahkan Warga Mekarjaya(A dan AG) terkait Pelaporan Pelanggaran Bpnt Untuk Mencabut, ataupun Menghapus Pemberitaan Video Youtube tersebut kepada Pihak Media Iinews,namun kembali Pihak Iinews mengacu kepada kode etik journalist bahwa”pihak iinews memberikan hak guna tanya jawab mengacu kepada (5w) dan meminta Pihak Pemerintah Desa Mekarjaya Kepala Desa Obar sendirilah yang Klarifikasi sendiri terkait dugaan Pelanggaran Bpnt tersebut,Tanpa Melalui Warga Masyarakat sebagai narasumber tersebut.

Warga Mekarjaya(A)ini pun,dengan (AG) menyampaikan bahwa dirinya, dan Kepala Desa Obar telah mendapatkan surat undangan dari Penyidik Polres Cimahi ,untuk dimintai klarifikasi dan informasi sesuai facta kepada Penyidik Polres Cimahi terkait Pemberitaan yang dimuat di salah satu media.

Demikian Informasi Iinews, yang hingga saat ini Kami terima, Baik Pernyataan dari Narasumber Masyarakat Mekarjaya, Maupun dari Pihak Pemerintah Desa Kepala Desa Obar, terkait dugaan pelanggaran penyaluran Bpnt Desa Mekarjaya tersebut kami sampaikan.

Hingga saat ini,Pihak Iinews sendiri terus menggali informasi terkait Dugaan Pelanggaran Penyaluran Bpnt tersebut dengan adanya Surat Pernyataan Permohonan Permintaan Maaf dari Bumdes atas Penyaluran Bpnt tersebut yang tidak sesuai jukdis, namun Pernyataan Surat tersebut ada kejanggalan baik dalam Pencantuman Tanggal, maupun yang Menandatangani Surat Pernyataan Permohonan tersebut.

Untuk itu, Pihak Iinews akan telusuri factanya terkait Surat Pernyataan Permintaan Maaf yang disampaikan BUMDES Desa Mekarjaya Kecamatan Cikalongwetan,terus ikuti penelusuran jejak kasus kami hingga tuntas,kami dari Iinews menyampaikan sesuai facta.

Penulis Berita : Liesna Ega Iinews
Wartawan :- Demak Iinews
– Liesna Ega Iinews

News Feed