INFO INDONESIA
Nasional

Pengaruh Minuman Keras Seorang Pemuda di Kabupaten Maros Nekad Menikam Lansi

Maros, — Akibat pengaruh minuman keras, seorang pemuda warga jalan Cempaka kelurahan Bujubodoa kecamatan Maros baru Kabupaten Maros nekad menikam Andi Abunaim Puang Nompo 50 tahun warga Manrimisi desa Mattirotasi kecamatan Maros baru.

Insiden penikaman ini terjadi di jalan Cempaka kelurahan bajubodoa kecamatan Maros baru, Jumat (09/7/2021) sekitar jam 20.10 Wita.

Menurut Nawa salah satu saksi yang ada di TKP mengatakan, sebelum terjadi insiden penikaman, Saiful Alias Rambo 21 thn melintas di depan rumah tempat korban lagi duduk diteras rumah dengan beberapa orang. Rambo saat itu diduga sedang mabuk berat, melintas sambil berteriak-teriak menantang semua orang yang ada di TKP.

Karena suara Rambo dianggap mengganggu warga, lanjut Nawa, korban ( Puang Nompo) menegurnya agar pelaku berhenti mengganggu warga, namun teguran itu tidak diterima oleh pelaku. Dengan berbekal sebilah pisau pengiris daging, lansung menyerang korban.

“Kami semua kaget, tiba-tiba pelaku masuk membawa pisau langsung menyerang korban, kejadiannya sangat cepat, korban sendiri tidak sempat menghindar. Pelaku berhasil menikam perut korban hingga usus terburai, kami berusah menolong korban, namun pelaku semakin beringas menikam korban beberapa kali,” jelas Nawa.

Hal senada di ungkapkan olah saksi lain Tuan Joak ( 50 tahun) yang saat kejadian bersama dengan korban mengatakan, sebelum kejadian dia bersama beberapa warga lain lagi duduk bersantai diteras rumah puang Naba yang juga keluarga korban.

Menurutnya ia bersama warga lain tidak menyangka akan ada insiden seperti itu, tak lama kami duduk bersantai lewatlah ini pelaku dengan kondisi mabuk, sambi berteriak menantan kami berkelahi.

“Karena korbang merasa risih dengan ucapan pelaku, sehingga korban mengurnya agar berhenti berteriak, tapi teguran korban rupaya tidak diterima, langsung menyerang kami semua, tapi korban yang paling dekat dengan pelaku, sehingga dia yang menjadi sasaran penikaman, ” jelasnya

Dijelaskan juga Tuan Joak, korban yang kena tikam berusaha menyelematkan diri, namu pelaku ini terus mengejar dan menikam beberapa kali lagi, Akibatnya korban yang mendapat bebepa kali tikaman langsung terkapar.

“Kami bersama berusha menolong korban sambil mengejar pelaku, tapi pelaku langsung kabur, korban langsung dibawa kerumah sakit umum dr La Palaloi eks rumah sakit Salewangan. Karena luka yang diderita korban cukup parah sehingga nyawanya tidak bisa tertolong lagi, ” ungkap Tuan Joak.

Kasat Reskrim polres Maros Akp Nico Erickson membenarkan kejadian tersebut, menurutnya keajidian kenikaman ini sudah ditangani, palaku bersama barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Maros.

Soal motif kasat masih belum bisa jelaskan karena ini masih dalam pengumpulan data, termasuk baru memeriksa beberapa orang saksi, namun dugaan pelaku ini nekad melakukan penikaman karena mabuk akibat pengaruh miras.

“Soal motif, kami belum bisa jelaskan karena ini masih pengumpulan data, nanti kalau sudah jelas motifnya kita sampaikan ke media, ini malam kita akan lakukan pemeriksaan beberapa saksi,” jelasnya.

Dari pantauan malam ini, pasca kejadian, pihak polres Maros masih terus berjaga di TKP, mengingat rumah pelaku berdekatan hanya berjarak puluhan meter dengan rumah puang Naba salah satu keluarga dekat korban, dirumah itu korban ditikam.

infoindonesianews.com

Maros, — Akibat pengaruh minuman keras, seorang pemuda warga jalan Cempaka kelurahan Bujubodoa kecamatan Maros baru Kabupaten Maros nekad menikam Andi Abunaim Puang Nompo 50 tahun warga Manrimisi desa Mattirotasi kecamatan Maros baru.

Insiden penikaman ini terjadi di jalan Cempaka kelurahan bajubodoa kecamatan Maros baru, Jumat (09/7/2021) sekitar jam 20.10 Wita.

Menurut Nawa salah satu saksi yang ada di TKP mengatakan, sebelum terjadi insiden penikaman, Saiful Alias Rambo 21 thn melintas di depan rumah tempat korban lagi duduk diteras rumah dengan beberapa orang. Rambo saat itu diduga sedang mabuk berat, melintas sambil berteriak-teriak menantang semua orang yang ada di TKP.

Karena suara Rambo dianggap mengganggu warga, lanjut Nawa, korban ( Puang Nompo) menegurnya agar pelaku berhenti mengganggu warga, namun teguran itu tidak diterima oleh pelaku. Dengan berbekal sebilah pisau pengiris daging, lansung menyerang korban.

“Kami semua kaget, tiba-tiba pelaku masuk membawa pisau langsung menyerang korban, kejadiannya sangat cepat, korban sendiri tidak sempat menghindar. Pelaku berhasil menikam perut korban hingga usus terburai, kami berusah menolong korban, namun pelaku semakin beringas menikam korban beberapa kali,” jelas Nawa.

Hal senada di ungkapkan olah saksi lain Tuan Joak ( 50 tahun) yang saat kejadian bersama dengan korban mengatakan, sebelum kejadian dia bersama beberapa warga lain lagi duduk bersantai diteras rumah puang Naba yang juga keluarga korban.

Menurutnya ia bersama warga lain tidak menyangka akan ada insiden seperti itu, tak lama kami duduk bersantai lewatlah ini pelaku dengan kondisi mabuk, sambi berteriak menantan kami berkelahi.

“Karena korbang merasa risih dengan ucapan pelaku, sehingga korban mengurnya agar berhenti berteriak, tapi teguran korban rupaya tidak diterima, langsung menyerang kami semua, tapi korban yang paling dekat dengan pelaku, sehingga dia yang menjadi sasaran penikaman, ” jelasnya

Dijelaskan juga Tuan Joak, korban yang kena tikam berusaha menyelematkan diri, namu pelaku ini terus mengejar dan menikam beberapa kali lagi, Akibatnya korban yang mendapat bebepa kali tikaman langsung terkapar.

“Kami bersama berusha menolong korban sambil mengejar pelaku, tapi pelaku langsung kabur, korban langsung dibawa kerumah sakit umum dr La Palaloi eks rumah sakit Salewangan. Karena luka yang diderita korban cukup parah sehingga nyawanya tidak bisa tertolong lagi, ” ungkap Tuan Joak.

Kasat Reskrim polres Maros Akp Nico Erickson membenarkan kejadian tersebut, menurutnya keajidian kenikaman ini sudah ditangani, palaku bersama barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Maros.

Soal motif kasat masih belum bisa jelaskan karena ini masih dalam pengumpulan data, termasuk baru memeriksa beberapa orang saksi, namun dugaan pelaku ini nekad melakukan penikaman karena mabuk akibat pengaruh miras.

“Soal motif, kami belum bisa jelaskan karena ini masih pengumpulan data, nanti kalau sudah jelas motifnya kita sampaikan ke media, ini malam kita akan lakukan pemeriksaan beberapa saksi,” jelasnya.

Dari pantauan malam ini, pasca kejadian, pihak polres Maros masih terus berjaga di TKP, mengingat rumah pelaku berdekatan hanya berjarak puluhan meter dengan rumah puang Naba salah satu keluarga dekat korban, dirumah itu korban ditikam.

(Ac-iinews)

Related posts

Ketua Pengadilan Negeri Barru Komitmen Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid19

info

Datangi Rumah-Rumah Kpm Bpnt,Di duga Indikasi Pengarahan Paksa,Intervensi Yang Diarahkan Oleh Agen e-waroeng Tanpa Mesin Edisi,dan Mengaku Adik Kades Mekarjaya,Kepada Kabid Dinsos KBB. 

info

Kapolres Mamuju Tengah Pimpin Upacara Sertijab Kabag Ops

info1