by

Pemkab Luwu Timur Prioritaskan 3 Komoditi Andalan(Gabah, Jagung, Lada ) di Sosialisasi SRG.

Infoindonesianews.com-

SulSel, Luwu Timur.  Melalui Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM Pemerintah kabupaten Luwu Timur melakukan sosialiasi Sistem Resi Gudang (SRG). Kegiatan tersebut dipusatkan di ruang pertemuan (Aula) kantor camat Tomoni Timur,  pada hari selasa (17/42018) kemarin.

Dalam sosialiasi tersebut, dihadiri langsung Kementerian Perdagangan yang diwakili Kepala Bagian penguatan dan pemberdayaan Sistem Resi Gudang Yuli Edy Subagio, Kepala Dinas DISDAGKOP & UKM Rosmiati Alwi, Kepala Dinas Perikanan,  kelautan dan ketahanan pangan Nursih, anggota DPRD Luwu Timur Made Sariana,  Camat Tomoni Timur M. Syukri,  para kepala desa,  para penyuluh dan pelaku koperasi.

Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, & UKM Luwu Timur Rosmiati Alwi mengatakan bahwa pihak Pemkab Luwu Timur sangat mendukung  sosialisasi SRG tersebut.

Ini merupakan upaya pemanfaatan gudang yang sudah kita bangun di wilayah Kecamatan Mangkutana pada tahun 2015 kemarin, yang mana tujuannya untuk melindungi para petani Gabah, Jagung dan Lada di Luwu Timur agar harganya stabil,” Kata Rosmiati.

Pada intinya kami (pemkab Lutim) sangat mendukung dan siap bekerjasama untuk menyukseskan program Sistem Resi Gudang (SRG) tersebut walaupun sebenarnya Luwu Timur mempunyai banyak komoditi unggulan lainnya seperti, kakao, kopra, rumput laut, ikan dan lainnya.

Rosmiyati Alwy berharap melalui koperasi Adi Luwung Mudah mudahan Sistem Resi Gudang (SRG) bisa terwujud tahun ini, mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik baiknya agar para petani nantinya bisa menunda penjualan hasil panennya ketika harganya Anjlok, dengan cara memanfaatkan SRG guna memperoleh Resi sebagai anggunan untuk mendapat pinjaman di Bank. Hal ini agar para petani melalui kelompoknya bisa memutar kembali uangnya, setelah harga normar dan stabil meraka bisa menjual hasil panennya.

Sementara itu Anggota DPRD Luwu Timur Made Sariana mengatakan bahwa dengan dilaksanakannya Sisoalisasi Sistem Resi Gudang ini sangat bermanfaat kenapa, saya sendiri dulu ngak ngerti apa itu SRG, apalagi kelompok masyarakat petani, setelah dijelaskan melalui sosialisasi ternyata manfaat SRG sangat besar bagi masyarakat kelompok tani dan penerintah itu sendiri.

Jadi marilah kita bersama sama, semua stek holder yang terkait untuk saling bekerjasama, bersinerji agar program Sistem Resi Gudang (SRG)dari Kementerian perdagangan ini bisa terwujud dan dilaksanakan di kabupaten Luwu Timur. “harap Made Sariana.

(AA-INews/Soekma-INews)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed