by

Pemerintah Berharap Pengurus Koperasi TKBM dan Perusahaan PT.IMIP Nantinya Bisa Membuahkan Hasil Yang Maksimal

-Nasional-5 views

MOROWALI – Pemerintah Kabupaten Morowali akhirnya mempertemukan antara pihak manajemen PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dengan beberapa anggota pengurus Koperasi TKBM Desa Fatufia yaitu koperasi TKBM “Fatufia Mandiri Sejahtera” dan Koperasi TKBM Tefe Asa Moroso, yang di gelar di Kantor Bupati Morowali Selasa (25/08) belum menghasilkan kesepakatan. 

Mediasi tersebut dihadiri oleh Bupati Morowali Taslim, perwakilan perusahaan PT IMIP, Kadis Koperasi, Kadis Perhubungan, Camat Bahodopi, Kades Fatufia bersama warga Fatufia yang tergabung dalam koperasi TKBM.

Bupati Morowali, Taslim, minta warga Fatufia lebih mengedepankan dialog dibanding melakukan aksi unjuk rasa. Karena melalui dialog akan menghasilkan sebuah keputusan atau hasil dibanding melakukan aksi demo.

Wakil ketua Koperasi  TKBM Fatufia Mandiri Sejahtera “FMS” Lukman mengatakan, saat ini mereka telah memiliki legalitas atau payung hukum sebagai syarat untuk menangani  kegiatan bongkar muat dipelabuhan terminal khusus (Jatty) PT.IMIP, sudah seharusnya perusahaan PT.IMIP maupun PT.BDT mengakomodir Koperasi TKBM yang ada di Desa Fatufia. 

Tak hanya itu, Lukman juga meminta Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Morowali benar-benar serius memperjuangkan hak-hak masyarakat lokal khususnya disektor bongkar muat, selain itu Pemdakab Morowali miliki peran penting untuk memperjuangkan Hak-hak koperasi TKBM lokal masyarakat Desa fatufia.

Lukman juga minta kepada Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Kolonodale (KUPP) yang punya otoritas dipelabuhan baik pelabuhan umum maupun pelabuhan terminal khusus segera memberikan rekomendasi terkait permintaan koperasi TKBM yang ada di Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi.

Ditambahkan Lukman jangan ada kesan masyarakat Desa Fatufia di anak tirikan jadi penonton di negeri sendiri  karena hanya menyaksikan atau jadi penonton saja yang terjadi dilapangan, justru yang diberikan kesempatan selama ini oleh PT.BDT menangani bongkar muat dipelabuhan Jatty PT.IMIP yaitu PT Morowali Mitra Perkasa (MMP)  yang notabene bukan warga lokal Fatufia melainkan warga dari Padang yang mana  seharusnya PT.IMIP ataupun PT.BDT berlaku adil kepada masyarakat lokal yang semestinya diberdayakan juga, karena pihak koperasi TKBM telah mengajukan surat permohonan kerjasama  kepada pihak manajemen PT.IMIP namun belum ada jawaban.

Lukman berharap mediasi yang ditempuh oleh pemerintah dalam mempertemukan antara pihak pengurus koperasi TKBM dan pihak perusahaan PT.IMIP nantinya membuahkan hasil yang maksimal sesuai harapan yakni dapat melakukan kegiatan bongkar muat dipelabuhan PT.IMIP.

“Sesuai dengan keputusan Bapak Bupati dalam pertemuan rapat mediasi kemarin, bahwa setelah pertemuan akan digelar lagi pertemuan lanjutan, dan mengundangan pimpinan PT BDT, harus benar-benar di realisasikan dalam waktu dekat dan jangan ada alasan lagi dari pimpinan pihak perusahaan PT.BDT untuk tidak menghadiri pertemuan tersebut, jika pertemuan tersebut nantinya pihak pimpinan perusahaan PT.BDT maupun pimpinan PT.IMIP tidak hadir juga memberikan solusi, atau tuntutan kami tidak dipenuhi oleh pihak PT.IMIP maupun PT.BDT maka kami aliansi koperasi TKBM desa fatufia akan melakukan aksi demo,” Beber Lukman

Sementara perwakilan perusahaan, Jaimu, mengatakan permohonan dari koperasi TKBM lokal yang ada di Desa Fatufia sudah diajukan ke Menegemen di Pusat tapi belum ada jawaban.

“Permohonan koperasi TKBM telah kami ajukan ke pihak manajemen PT.IMIP yang ada di Jakarta namun belum ada jawaban,” ungkap Jaimu.

Editor : Liesna Ega IInews Pewarta : (Haris) Narasumber : Rudy A.Mairi
METROSULTENG.com

News Feed