INFO INDONESIA
Investigasi Nasional

Pelaku Perdagangan Anak di Bawah Umur di Diringkus Tim Ditreskrimum Polda NTB

Infoindonesianews.com – Kamis, 22 Juli 2021.

Mataram – Tim Ditreskrimum Polda NTB berhasil ungkap serta ringkus pelaku kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Berdasarkan dengan adanya Laporan Polisi Nomor : LP/B/229/VII/2021/SPKT/Polda NTB.

Dalam menggelar Pres Rilis tadi siang yang dilaksanakan di halaman Mapolda NTB, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Artanto, S.I.K, M.Si., mengatakan,” membenarkan dengan adanya penangkapan serta pengungkapan yang dilakukan Tim Ditreskrimum Polda NTB dengan identitas pelaku berinisial LS alias K (48) tahun, Asal dari Kabupaten Lombok Timur kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Pada Kamis (22/07).

Adapun korbannya yakni 1 (satu) orang anak di bawah umur yang berinisial PPD berasal dari Kabupaten Lombok Barat, sedangkan 6 korban lainnya masih dalam proses pembuatan Paspor serta pemberangkatan ke luar negeri.

“Dan adapun modus tersangka yang dijelaskan yaitu, berawal dari menampung, mengirim serta memindahkan anak korban inisial PPD, kemudian selanjutnya merubah semua identitas korban yakni PPD, dimana tanggal lahir korban semulanya 15 februari 2004 menjadi 15 februari 1998,” pungkas Kabid Humas Polda NTB.

Sementara itu, kronologi kejadiannya berawal pada bulan Mei 2021 bertempat di Dsn. Ombe Dese, Ds. Rumak, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, dimana tersangka berinisial F merekrut korban yang masih berusia 17 tahun untuk di pekerjakan ke luar negeri yaiti ke Negara Timur Tengah. Selanjutnya, tersangka F memperkenalkan korban kepada sponsornya yang bernama LS dan membuat dokumen palsu berupa KTP dan Kartu Keluarga.

”Lanjutnya, korban dan 6 calon PMI lainnya di berangkatkan menuju Sumbawa Besar untuk membuat Paspor. Selanjutnya, paspor korban dan 3 temannya sudah jadi dan langsung di kirim ke Jakarta guna lanjut keberangkatan ke luar negeri. Sedangkan, 3 temannya yang lain tidak bisa membuat paspor karena terkendala di perekaman E-KPT.

Barang bukti (BB) yang berhasil di amankan oleh Tim Ditreskrimum Polda NTB berupa 5 buah Paspor, 1 buah SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor), 1 bendel dokumen korban an. PPD yang dipalsukan, 1 bendel dokumen korban yang asli, 23 jenis pakaian yang masih tertinggal di rumah tersangka LS, 17 lembar pas photo Calon PMI, 24 dokumen Calon PMI yang belum melakukan pasporan, 25 buah KTP Calon PMI, serta 3 bendel dokumen Calon PMI yang sudah di pasporan.

“Kemudian 7 korban termaksud PPD belum bisa di pulangkan ke Lombok karenakan rumahnya jauh, namun 6 orang temannya sudah bisa dipulangkan ke rumah masing-masing kecuali PPD, di karenakan rumahnya jauh,” Bebernya.

Narasumber Pewarta : Dani IINews NTB. Editor Red IINews :Liesna Ega.

Related posts

Ditresnarkoba Polda Jateng Ungkap Jaringan Narkotika Internasional Malaysia-Indonesia

cr@redaksi redaksi

Tingkatkan Semangat Kejuangan, Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung Jalin Silatrurahmi Dengan Purnawirawan

cr@redaksi redaksi

Berkunjung ke MPP Barru, Tanda-Tanda Luwu Bakal Bangun MPP

cr@redaksi redaksi