Pelaksanaan Pelatihan Perkoperasian yang Berlangsung 3 hari Kini Telah Usai, Dagkop UKM Harapkan Koperasi RAT Secara Rutin

oleh -133 views

infoindonesianews.com

Luwu Timur – Kegitana pendidikan dan pelatihan (Diklat) Perkoperasian bagi Koperasi terkait manajemen pengelolaan koperasi dan pelatihan audit bagi koperasi. Merupakan kegitana yang di selenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dagkop UKM) yang bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur.

Dalam kegitan pelatihan ini berlangsung selama 3 hari, yang dimana dimulai pada tanggal 28 Juli sampai tanggal 30, dalam kegitana ini terlihat antusias para peserta dalam saling berbagi informasi antara peserta dan pemateri. Di dalam kegiatan ini juga para peserta diajarkan bagaimana cara mengelola manajemen pengelolaan koperasi mereka serta diajarkan juga dalam melakukan audit, yang dimana nantinya setelah kegiatan ini koperasi yang ada di Luwu Timur ini tidak lagi memakai tenaga dari luar daerah sebagai audit mereka, namun mereka akan memakai anggota mereka sendiri sebagai audit Koperasri.

I Dewa Putu Alit Selaku Kabid Koperasi Luwu Timur dalam kegiatan pelatihan ini mengatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan Pelatihan audit monitoring Koperasi dengan pelatihan menejemen Koperasi,

“ Jadi tujuan dalam kegiatan pelatihan ini kami berharap agar setelah pelatihan ini koprasi tidak perlu lagi mencari tim audit dari luar,  makanya kita usahakan dulu memberikan pelatihan supaya mereka bisa mengaudit dirinya sendiri dan untuk kebutuhan anggota,  jadi kalau nanti dia ingin meningkatkan kapasitas Koperasi untuk menjadi Koperasi yang lebih bersar lagi, seperti koprasi primer provinsi,  primer nasional,  nah itu baru dia butuhkan audit external,  jadi kalo kebutuhan anggota laporan rapat tahunan, cukup mereka audit sendiri”, Jelasnya Kabid Koperasi.

Lanjut Dewa, “Sedangkan tujuan dari menejemen pelatihan yaitu supaya Koperasi  bisa menyusul laporannya sendiri, jadi nantinya Koperasi sendiri yang akan menyusun laporannya sendiri, jadi yang kami harapkan nantinya Koperasi dapat membuat sendiri  laporan  rapat anggota tahunan yang auditnya dia audit sendiri melalui pengawas Koperasi ini”.

Sementara itu dalam pelatihan perkoprasian kali ini sumber dananya berasal dari  APBD angaran tahun 2021,  Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dagkop UKM) .

I Dewa Putu Alit dalam pelatihan ini ia berharap setelah di lakukan pelatihan ini, Koperasi bisa melakukan R.A.T secara rutin, yang dilaksanakan setiap tahun dan kami sudah sampaikan bahwa selambat – lambatnya tanggal 30 maret RAT sudah dilaksanakan. Dan untuk saat ini ada 244 koperasi di Kabupaten Luwu Timur, sementara yang aktif sebanyak 164 Koperasi, dan sisanya ada 80 Koperasi yang tidak aktif. 80 Koperasi ini rencananya akan diusulkan ke-Kementrian Hukum dan Ham, untuk di cabut badan hukumnya karena sudah tidak memiliki kegiatan dan tidak pernah melakukan RAT selama beberapa tahun.

Rafli-iinews