Infoindonesianews.com – Dalam suatu pertandingan sepakbola, biasanya para pemain akan memasuki lapangan bersama dengan anak kecil disamping mereka. Anak-anak itu memang bukan anak mereka. namun terkadang ada pemain yang membawa anak kandungnya sendiri.

Pernah gak sih kalian berpikiran apa fungsi dari anak-anak tersebut. Mereka tidak bermain sepakbola dan hanya berjalan mendampingi pemain ketika masuk ke lapangan.

Apakah itu saja tujuannya ?Ternyata tidak. Dilansir dari berbagai sumber tujuan dari anak-anak tersebut sebenarnya merupakan aturan dari FIFA yang sedang mengkampanyekan Fair Play dalam sepakbola. Jadi sepakbola harus terbebas dari segala tindak kecurangan dan kekerasan. Supaya sepakbola bisa dinikmati semua elemen masyarakat, baik itu orang dewasa maupun anak-anak.

FIFA bekerja sama dengan Unicef (Badan PBB yang khusus mengurusi anak-anak) dalam kampanye ini. Tujuannya untuk menghentikan kekerasan yang terjadi pada anak-anak. Rata-rata tiap 4 detik seorang anak meninggal karena kekerasan. Itu berarti ada sekitar 1.350 anak yang meninggal dalam 90 menit pertandingan sepakbola.

Fair Play memang menjadi perhatian tersendiri bagi FIFA. Bahkan sebelum pemain masuk ke lapangan, bendera Fair Play yang biasanya dibawa 6 anak terlebih dahulu masuk ke lapangan. Ini artinya seluruh orang yang terlibat dalam pertandingan sepakbola, termasuk suporter, harus mengikuti prinsip Fair Play selama pertandingan dan di luar pertandingan.

Hal ini dapat kita temukan Dalam pembukaan pertandingan sepakbola internasional, setiap pemain senior yang masuk ke lapangan masing-masing menggandeng anak kecil, hal itu merupakan bagian dari peraturan FIFA untuk mengkampanyekan Fair Play dalam sepakbola, bahwa sepakbola harus dijauhkan dari segala kecurangan & tindakan tak sportif lainnya.

Asas fair play terus dikumandangkan dalam setiap pertandingan sepakbola. Ketika peluit babak pertama hendak dibunyikan, terlebih dulu diadakan upacara untuk mengkampanyekan prinsip fair play dalam pertandingan sepakbola. Hal ini terlihat dari fair play flag yang dibawa oleh sekelompok anak kecil yang masuk dari pinggir ke tengah lapangan. Hal ini menjadi sebuah simbol bahwa kedua tim termasuk para suporternya, harus memegang prinsip fair play dalam pertandingan. Mereka harus bermain adil dan mau menerima setiap hasil pertandingan baik menang, seri maupun kalah. (Andi Zachril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here