Meningkatkan Produksi Padi Kota Subulussalam, Distanbunkan Optimasi Lahan Rawa 200 Hektar

oleh -577 views

infoindonesianews.com

Aceh – Kepada Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan ( Distanbunkan ) Kota Subulussalam H. Junifar, S.Sos didampingin Kepala Bidang Pertanian Suparnam, SST., MM, para Ketua dan anggota kelompok tani malaksanakan Rapat Kelompok Tani dengan Tema ” Optimasi Lahan Rawa ” di Desa Simolap. Rabu (28/7/2021)

Kegiatan Rapat Kelompok Tani tetsebut di ikuti 8 kelompok tani yang terbagi di 3 Desa yakni Desa Cipar Pari Timur, Cipar Pari, dan Desa Simolap Kecamatan Sultan Daulat. Berdasarkan keterangan Kabid Pertanian, lahan rawa yang di Optimasi dalam rapat tersebut seluas 200 Hektar yang akan ditanami padi di bulan depan

Dalam arahannya Kadistanbunkan menghimbau agar semua kelompok sedapat mungkin bekerja sama. Selain itu pihaknya juga meminta agar lahan sawah yang difasilitasi oleh Negara jangan ditanami atau di alihfungsikan menjadi menjadi lahan perkebunan.

Di waktu terpisah Kabid Pertanian saat dikonfirmasi mengatakan pada kenyatannya beberapa tahun belakangan ini di kota Subulussalam “pertumbuhan penduduk berbanding terbalik terhadap pertumbuhan produksi tanaman pangan padi sebagai penghasil beras” pertumbuhan penduduk naik, sementara pertumbuhan produksi padi malah menurun drastis.

Hal ini disebabkan oleh banyak nya Lahan lahan sawah produktif penghasil padi beralih fungsi menjadi lahan perkebunan. fenomena ini kami harapkan perlu perhatian khusus dari pemerintah kota Subulussalah untuk membuat sebuah regulasi berupa QANUN untuk menyelamatkan Potensi potensi lahan pangan dan agar tidak beralih fungsi menjadi kebun kelapa sawit. Ujarnya

Beras kebutuhan wajib, kedaulatan pangan adalah kekuatan suatu daerah. Seluruhnya baik rakyat, pemerintah, ekskutif dan legislatif diharapkan bahu membahu untuk membangun ketahanan pangan utk kemaslahatan bersama. Untuk tahun ini 200 Ha di Optimasi dan tanami pada, tahun mendatang ditargetkan 400 Hektar. Pungkasnya

Liputan : Sabirin Siahaan