Layangkan Surat Minta SP2HP ke Mapolda Aceh

oleh -236 views

Infoindonesianews.com | Kamis, 7 Oktober 2021.

ACEH | Pada tanggal 26 Mei 2021 DPC Kota Subulussalam Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia ( LAKI), DPD LP Tipikor Nusantara Kota Subulussalam dan 1 Orang Tokoh Masyarakat Kota Subulussalam telah melaporkan Walikota Subulussalam dengan nomor Surat Istimewa perihal dugaan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) Jual Beli Proyek Tahun 2020 ke Mapolda Aceh Cq. Dirkrimsus Polda Aceh, Kamis (7/10/2021).

Didalam surat laporan yang ditandatangani oleh Ahmad Rambe Ketua Ormas Laki, Hasan Gurinci Katua LP Tipikor Nusantara, dan Ali Hasmi Tokoh Masyarakat bahwa Mereka telah menemukan bukti-bukti dugaan Tipikor yang terjadi di Pemko Subulussalam berupa Jual Beli Proyek.

Masih sumber surat yang sama mereka juga menuliskan ,bahwa praktik Jual – Beli Proyek tersebut Mereka menduga Walikota Subulussalam H. Affan Alfian, S.E sengaja mengarahkan proses Lelang Tender di LPSE ,melalui Baharuddin Bintang (abang kandung walikota ) kepada seorang Kontraktor bernama Kadir. Foto, Video, dan Bukti-bukti lainnya terlampir, tulis Mereka di Alinea Ke-2.

Selanjutnya, Mereka meminta kepada Kapolda Aceh Cq. Dirkrimsus Polda Aceh untuk mengambil Langkah-langkah hukum ,demi menyelamatkan uang negara, serta tembusan surat tersebut Mereka tujukan kepada Komisi 3 DPR RI, Kapolri Cq. Kabareskrim Polri, KPK RI, DPP Ormas LAKI, dan DPD LP Tipikor Nusantara,tulis Mereka di Alinea selanjutnya.

Kamis, (7/10/2021 )Ormas LAKI DPC Kota Subulussalam, kembali melayangkan surat ke Mapolda Aceh Cq. Dirkrimsus Polda Aceh, dengan nomor surat, 07/LAKI-SS/X/2021. Perihal Surat Permintaan Pemberitahuan Hasil Penyelidikan (SP2HP), dan tembusannya ditujukan kepada Kapolri Cq. Bareskrim Mabes Polri di Jakarta, Kompolnas di Jakarta, komisi lll DPR RI di Jakarta, KPK Republik Indonesia di Jakarta, DPP LAKI di Jakarta.

Dilansir dalam isi surat permintaan LAKI tersebut, Ketua Ormas LAKI DPC kota Subulussalam Ahmad Rambe, meminta kepada Bapak Kapolda Aceh, untuk menindaklanjuti masalah pengaduannya perihal Dugaan Jual Beli Proyek yang telah mereka laporkan Pada 26 Mei 2021 lalu,”tulisnya.

“surat permintaan SP2HP ini yang kami harapkan demi terwujudnya transparansi dan akuntabilitas penindakan hukum di negara kesatuan Republik Indonesia. Terkhusus daerah kota Subulussalam, provinsi Aceh,” tulisnya lagi.

Ridwan pembina Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengguna Anggaran Republik Indonesia dan Ali Hasmi menyebut dirinya salah seorang tokoh masyarakat kota Subulussalam juga meminta kepada pihak Polda Aceh dalam hal ini, Dirkrimsus Polda Aceh kiranya dapat menindaklanjuti Laporan masyarakat terkait dugaan mafia calo proyek-proyek yang melibatkan saudara kandung walikota Subulussalam Inisial BB serta temannya RR demi tegaknya supremasi hukum, keadilan hukum,”tegas Mereka.

Narasumber Pewarta : Sabirin Siahaan IINews Aceh. Editor Redaksi IINews : Liesna Ega.