Korteks BPNT Kab. Sidrap Terapkan Prinsisp 6T

oleh -60 views

Infoindonesianews. Com

Sidrap – Berdasarkan Surat Edaran Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 01/MS/K/07/2019 Tentang Perum Bulog Sebagai Penyedia Komoditas Bantuan Pangan Non Tunai tanggal 18 Juli 2019 dengan tetap melaksanakan Prinsip 6T (Tepat Sasaran, Tepat Waktu, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Kualitas dan Tepat Administrasi maka untuk Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bantuan Dana Pemerintah yang setiap bulan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) hanya untuk membeli Pangan di E-Warong atau Agen BPNT yang bekerja sama dengan Bank HIMBARA.

Semenjak adanya Surat Edaran Menteri Sosial Republik Indonesia 2019 Tentang Perum Bulog Sebagai Penyedia Komoditas Bantuan Pangan Non Tunai, A.Wahyu selaku Korteks BPNT Kabupaten Sidrap Sebelum Penyaluran Bahan Pangan Beras selalu mengecek kualitas beras yang nantinya akan di salurkan ke E-Waroeng atau Agen BPNT dan akan di Transaksikan oleh 9.417 keluarga penerima manfaat (KPM) Kabupaten Sidrap.

“sebelum penyaluran bahan pangan yang berupa beras ini sampai ke E-Waroeng atau Agen BPNT, saya bersama Pimpinan Cabang Bulog Sidrap beserta Pendamping Bansos Pangan, akan melakukan pengecekan Kualitas Beras, apakah beras yang akan di Suplay ke 140 E-waroeng atau Agen BPNT Kualitasnya Bagus dan tidak ada yang rusak “. Jelasnya A.Wahyu Kepada Media Infoindonesianews

Untuk melayani sebanyak 9.417 KPM yang ada di Sidrap, maka pemerintah Kabupaten Sidrap menyiapkan 140 E-waroeng atau Agen BPNT yang telah bekerja sama dengan bank HIMBARA, 140 agen e-warung ini tersebar di 106 yang Desa/Kelurahan, tepatnya di 11 Kecamatan Kabupaten Sidrap.

Dalam wawancara media Infoindonesianews dengan Korteks Kabupaten Sidrap A. Wahyu menjelaskan terkait penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai yang Sekarang menjadi Program Sembako Berupa, Beras sebagai Sumber Karbohidrat serta Telur dan Ikan sebagai Sumber Protein Hewani yang dibelanjakan langsung Oleh KPM Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi-Selatan (16/03/2020).

“Di tahun 2020 ini program Sembako mengalokasikan anggaran per KPM sebesar Rp 150.000, dan untuk Bulan Maret – Agustsus Bertambah menjadi Rp 200.000 per KPM, tambahan dana ini sendiri berlaku selama 6 Bulan”. Kata A. Wahyu

Lanjut A. Wahyu ,” Penyaluran Program Sembako 2020 Kepada 9.417 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kabupaten Sidenreng Rappang telah di sediakan beras Premium, telur ayam dan ikan, yang nantinya akan disuplai melalui E-Waroeng atau Agen BPNT kemudian di Transaksikan Oleh KPM, dan untuk penambahan bahan pangan di bulan maret ini, kami akan mengadakan Koordinasi dengan Tim Koordinasi Program Sembako 2020 Kabupaten Sidenreng Rappang terkait penambahan bahan pangan tersebut, mungkin akan ditambahkan beras dan telur “.

Selain itu A.Wahyu juga mengatakan bahwa, “dalam penyaluran Program Sembako 2020 di Kabuapaten Sidrap CV Tiga Muda selaku suplayer Program Sembako 2020 Kabupaten sidrap akan tetap melakukan pelayanan yang baik kepada E-Waroeng atau Agen BPNT dan KPM serta akan mempersiapkan Bahan Pangan yang bermutu sesuai Pedoman Umum Program Sembako 2020”.

Sementara itu untuk menjaga penyaluran BPNT di Kabupaten Sidrap berjalan lancar korteks BPNT Sidrap akan tetap mengedepankan koordinasi dari semua pihak yang terlibat dalam program tersebut, baik instansi pemerintahan, aparat kepolisian, Pendamping Bansos Pangan, e-waroeng atau Agen BPNT, awak media mitra, agar penyaluran dapat berjalan lancar, tepat waktu dan tepat sasaran.

Rafli-iinews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.