Tersangka Rahmat (19), Saleh (20) Dan Amir (40) Diamankan Polisi.

AD gadis belia berumur 14 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan mengalami kisah hidup yang tak terlupakan.

Bagaimana tidak, 3 pria berinisial Rahmat (19), Saleh (20) dan Amir (40) telah merenggut mahkotanya sebagai perempuan. Ketiga pelaku nekat menyekap dan memperkosa AD yang masih berumur sangat belia.

Dari pengakuan salahsatu pelaku Rahmat, kejadian bermula saat ia berkenalan dengan korban melalu jejaring media sosial (Facebook). Sepekan menjalin keakraban melalui dunia maya, hingga akhirnya keduanya memutuskan bertemu di dunia nyata.

“Saya mengajaknya jalan berdua, saya janjikan mau ajak jalan ke Pantai Losari. Tapi kondisi sudah malam saya berinisiatif bawa ke ruko tempat kerja saya. Di ruko saya tidur berdua, dan sekitar jam 4 subuh tinggal sendiri karena harus ke Rumah Sakit,”aku Rahmat dihadapan Penyidik. Senin (14/1)

Ringkasnya pelaku tertangkap bersembunyi di dalam salah satu rumah sakit umum di Kota Makassar. Pelaku terpaksa ditembak petugas, lantaran berusaha melompat dari mobil saat akan digelandang ke kantor polisi.

Rahmat tak bisa berkutik saat ditangkap polisi di halaman parkiran rumah sakit. Tersangka diketahui bersembunyi di dalam rumah sakit, hingga polisi melakukan pengintaian menunggunya keluar.

Rahmat, merupakan dalang dari aksi penyekapan dan pemerkosaan terhadap gadis belia berusia 14 tahun. Setelah puas melancarkan aksi bejatnya, Rahmat meninggalkan korban bersama kedua rekannya di sebuah ruko. Kedua rekan rahmat yang diketahui bernama Saleh (20) dan Amir (40) sebelumnya telah diamankan oleh polisi.

Sementara itu, pelaku terpaksa ditembak polisi, lantaran berusaha melompat dari mobil saat akan digelandang ke kantor polisi. Tersangka lalu dilarikan ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar guna pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di kakinya.

Namun demikian, Rahmat menampik jika dirinya merupakan otak penyekapan itu. Menurutnya, Saleh lah yang punya rencana untuk memperkosa dan menyekap korban. Termasuk, mengancam korban agar mau melayani nafsu bejatnya dengan senjata tajam. “Itu Saleh semua pelakunya pak. Saya tidak tahu kalau dia mau memperkosa cewek itu,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Ahmad Syah Jamal, anggotanya berhasil mengetahui keberadaan Rahmat. “Sejak kemarin pagi menunggu tersangka keluar dari rumah sakit, dan akhirnya berhasil meringkus tersangka. Rahmat merupakan dalang dari penyekapan seorang gadis belia hingga menjadi korban tindakan asusila bersama dua orang rekannya,” katanya.

Usai mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, Rahmat langsung digelandang ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, untuk diproses lebih lanjut. “Tersangka dijerat dengan Pasal 285 KUHPidana dengan hukuman seberat-beratnya 12 tahun penjara,” ujarnya.

*******
Wartawan :Ir/Lee
Editor :Andi Zachril

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here