by

KLARIFIKASI ATAS DUGAAN TERKAIT KEPALADESA PUTERAN MANFAATKAN BESI KCIC DAN KAYU JATI MILIK NEGARA JUGA PANGKAS BANTUAN SOSIAL TELUR SEBANYAK 5 BUTIR/KPM

INFO INDONESIA NEWS – MINGGU,19 JULI 2020
POSTED BY LIESNA EGA KABIRO IINEWS

CIKALONGWETAN – Kepala Desa Puteran Yandi Handiana dari  Kecamatan Cikalongwetan, pada hari jumat 17/07/20
menghubungi Media Info Indonesia langsung melalui Telpon Whatsaap, untuk menanggapi bukti recaman suara warga atas pelaporan dirinya terkait permasalahan Besi Kcic, Kayu Jati,Lahan Tanah Carik dan juga pemangkasan Bantuan Sosial dalam bentuk Telur sebanyak 5butir/Kpm.

Wawancara melalui telpon kepada Kabiro Iinews pun ,di sampaikan oleh Kades Puteran  Yandi Handiana dan menjelaskan duduk permasalahan yang disampaikan Oleh narasumber kepada Iinews seminggu yang lalu.

Menanggapi Rekaman Narasumber yang disampaikan kepada Iinews menurut Kades Puteran Yandi Handiana Narasumber tersebut tidak benar, karena Saya sudah menjalankan semuanya secara prosedural dan kamipun memiliki bukti – bukti yang menyangkut dengan permasalahan – permasalahan yang timbul saat ini di Desa Puteran tersebut, ujarnya.

Menurutnya bahwa”permasalahan besi  dari Proyek Kcic itu adalah pemberian langsung dari pihak Proyek Kcic kepada Desa Puteran,bahkanPihak Kcic sendiri malah menawarkan kembali ,apabila besi yang diberikan tersebut kurang, namun pihak Desa Puteran merasa malu atas bantuan yang diberikan Pihak Kcic tersebut, bahkan hingga kini besi nya masih menumpuk di Kantor Desa Puteran,dan besi pemberian tersebut dipergunakan untuk Pelebaran jembatan Jalan di Rw 03 dan itu demi kepentingan masyarakat juga,dan sekarang sedang pengerjaan pengecoran nya tinggal menunggu Kering,ujar Yandi Handiana

Dan Kepala Desa puteran pun menjelaskan ,mengenai Kayu Jati yang di sampaikan oleh narasumber kepada Media Info Indonesia News”Kayu jati memang kita amankan dengan tujuan ,agar tidak menimbulkan  kericuhan di lingkungan masyarakatnya,  karena dikhawatirkan terjadinya rebutan di warga nya,  untuk mendapatkan Kayu Jati tersebut ,yang di Buldoser lahan nya oleh Proyek Kcic, dan Kayu jati tersebut pun ,Saya telah menyerahkan nya kepada pihak Terkait Perhutani Kecamatan Cikalongwetan, karena menurut nya itu adalah Milik Negara,ujar Kepala Desa Puteran.

“Dan untuk permasalahan telur 30 butir tersebut, memang kami memberikan kepada KPM tersebut 25butir dikarenakan, setelah melalui proses pengecekan, ternyata banyak terdapat telur yang pecah dan busuk yang kami terima, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi perihal telur tersebut, dan bukti nya pun ada di Kantor Desa kami saat ini, “pungkasnya menuturkan satu persatu permasalahan nya. 

“Untuk lahan tanah carik itu sendiri,Warga selama ini tidak menyewa,distribusi nya pun tidak jelas,dan selama menempati atau menggarap tidak memiliki ijin Bangunan,dan ijin  penggarapan,kasus berita pemotongan,Pungli,dsb.,”ujar nya

Dalam recaman yang disampaikan narasumber, tersebut dikatakan bahwa”banyaknya permasalahan yang terjadi Di Wilayah Desa puteran tersebut, namun selama ini Kepala Desa mengabaikan permasalahan tersebut tanpa adanya musyawarah dan mufakat dengan warga setempat.

Narasumber pun mengatakan bahwa Kepala Desa Puteran tidak transfaran atas apa yang menjadi aset – aset Desa nya tersebut.
Dan untuk saat ini pihak Iinews belum berhasil menemui pihak terkait yang memberikan Besi Proyek Kcic  tersebut untuk konfirmasi perihal besi  tersebut.

Dan akhirnya Kepala Desa Puteran telah mengklarifikasinya dengan Komunikasi langsung dengan pihak Kabiro Media Info Indonesia News Bandung Raya.  

Penulis/Editor : Liesna Ega Kabiro Iinews
Wartawan.        :  Liesna Ega Iinews 

“`

News Feed