by

Kepala Desa H Ahmad Saefudin jawab”Keluhan Warga Pengajuan Rutilahu Tidak Tepat Sasaran ”

-Nasional-2 views

Info Indonesia News – Senin, 06 Juli 2020.

BANDUNG BARAT – Sebanyak Delapan rumah tidak layak huni di rencanakan oleh Kepala Desa Margajaya H Ahmad Saefudin akan mengalokasikan dana APBdes,masing – masing KPM bedah rumah tersebut /unit nya mendapatkan bantuan sekitar Rp 4.600.000,-

Akan tetapi pihak Iinews mendapatkan pelaporan dari Warga terkait ,yang pernah menjabat Ketua RW,bahwa “dirinya saat menjabat pernah mengajukan beberapa unit Rutilahu kepada Pemerintah Desa Margajaya , hingga masa jabatannya berakhir dan program Rutilahu nya tertunda, yang pernah di ajukan tersebut hingga kini belum terealisasi oleh Pemerintah Desa Margajaya,Ujar ( Y).

Sedangkan menurut(Y ),Saya tidak pernah merasa mengajukan Nama KPM Baru yang muncul sekarang(E),dan menjadi penerima dari bantuan Rutilahu APBdes tersebut, yang kini malah mendapatkan bantuan tersebut,sedangkan yang Saya ajukan dengan beberapa saksi saat Saya menjabat dan melaksanakan survey hingga pemotretan beberapa Rumah KPM hingga kini data nya tidak muncul,”ujarnya

Hingga akhirnya,beberapa warga terjadi kesalahpahaman terkait dugaan bahwa Kpm penerima bantuan Rutilahu Desa tidak tepat sasaran, dengan munculnya penerima KPM Rutilahu yang baru ini, dianggap tidak sesuai kriteria penerima manfaat oleh ( y),dan timbulnya rasa cemburu sosial kepada KPM – KPM Rutilahu Apbdes yang mengajukan tapi tidak Realisasi hingga detik ini.

Akhirnya, pihak Iinews menghubungi pihak Pemerintah Desa Margajaya untuk klarifikasi hal tersebut, walaupun,pihak Iinews menemukan kendala kesulitan menemui Kepala Desa Margajaya, hingga akhirnya pihak Iinews mengambil keputusan untuk melayangkan kop surat terlampir Iinews kepada Kepala Desa Margajaya H Ahmad Saefudin.

Klarifikasi akhirnya bisa terlaksana setelah pihak Kepala Desa H Ahmad Saefudin membuatkan janji pertemuan di Kantor Desa Margajaya, Hari Senin Pukul 10.00 Wib ,dan menjawab semua pertanyaan Iinews terkait Rutilahu APBdes.

Dengan di saksikan oleh beberapa orang pihak pemerintah Desa Margajaya diantara nya, Sekdes, Bpd ,Kadus dan Rw, Kepala Desa H Ahmad Saefudin menjelaskan”bahwa dirinya alokasikan Dana APBdes untuk rutilahu tanpa memilah-milah hanya karena kedekatan emosional dengan sang penerima manfaat, maupun karena terkait politik pilkades,” ujarnya.

“pengajuan KPM Rutilahu APBdes tetap mengacu kepada kriteria penerima manfaat,begitu juga dengan data yang telah real saat ini diterima oleh pihak pemerintah Desa Margajaya contohnya : Domisili KPM(E)ini adalah turun temurun berdomisili di Desa Mekarjaya,sebelum ada nya KPM -KPM lain yang diajukan,kondisi KPM juga sudah tua,kondisi rumahpun bagian Dapur yang sudah sangat di perlu kan perbaikan,dan bilamana KPM(E) tersebut melaksanakan umroh pun, itu dikarenakan mendapatkan Donasi dan bukan karena Mampu, atau pun dari kalangan berada”jelas H Ahmad Saefudin.

Program bedah rumah ini digulirkan dengan magsud,agar kesejahteraan warga Desa Margajaya meningkat.Bedah rumah Rutilahu Desa ini dibiayai dari APBDes semenjak Tahun 2013,Program ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Desa Margajaya, agar warga menempati rumah yang layak huni, Sehingga taraf kehidupan warga bisa meningkat,”ujarnya.

“Untuk saat ini kami gulirkan bantuan matrial untuk rutilahu/bedah rumah APBdes di 8 titik,dikarenakan kendala kapasitas anggaran APBdes yang belum memadai, Dan yang mendapat program ini tentu yang berhak menerima nya, Sebelumnya kami seleksi terlebih dahulu,” tuturnya.

Bukan hanya memperbaiki kondisi rumah yang tidak layak menjadi lebih baik, program ini juga menyasar rumah-rumah yang belum memiliki jamban,H Ahmad Saefudin ingin membantu warga desa nya sejahtera dan KPM Rutilahu APBdes atasnama(E)pun sudah sejak lama mengajukan ini sekitar Tahun 2013,”Ujar Kades H Ahmad Saefudin.

Walaupun, sebenarnya pernyataan dan penjelasan Kepala Desa H Ahmad Saefudin,bertolak belakang dengan Hasil Wawancara IINEWS bersama KPM Rutilahu APBdes (AC),”karena menurut hasil dari wawancara Kami,Kpm penerima itu sendiri, menyatakan mengajukan secara pribadi saat menemui IInews di Kantor Redaksi IInews, dan pengajuan tersebut memang tidak melalui Rt /Rw saat Rw 15 (Y) masih menjabat waktu itu.

Dan disinipun tanpa sengaja pihak Iinews mengetahui dari AC( keluarga KPM) langsung yang mengatakan bahwa “dirinya memang mengajukan proses pengajuan Rutilahu APBdes ini secara Pribadi ,tanpa melalui prosedural pengajuan mantan RT/RW sebelumnya, tadinya hanya karena iseng dan coba-coba, “ujar (AC) .

Jadi,disinilah akhirnya kita menemui jawaban untuk semuanya, bahwa” apabila kita tidak melaksanakan suatu pekerjaan tidak pada poksi nya, atau sesuai prosedural, pada akhirnya kita akan menemukan masalah, yang tanpa sadar kesalahan tersebut akan terbuka dari mulut kita sendiri”.Kabiro Iinews

“Kami pihak Iinews mengapresiasi Pemerintah Desa Margajaya yang peduli pada masyarakatnya,namun Kami berharap agar program ini bisa terus digulirkan secara prosedural ,hingga tak ada lagi warga yang tinggal di rumah yang kurang layak dengan menunggu – nunggu sebuah harapan”kapan rumah kami mendapatkan giliran di perbaiki,padahal sudah pengajuan”

Demikian penelusuran Klarifikasi Iinews hari ini terkait Rutilahu APBdes Desa Margajaya ,Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat.

Penulis : Liesna Ega Kabiro Iinews
Wartawan : Demak Iinews

News Feed