Kantor BPN Aceh Singkil Gelar Sosialisasi Cegah Kasus Pertanahan

oleh -53 views

Infoindonesianews.com | Jum’at, 19 November 2021.

ACEH|Kantor Pertanahan Aceh Singkil menyelenggarakan Acara Sosialisasi Pencegahan Kasus Pertanahan dengan mengundang Narasumber dari Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, termasuk Dinas Pertanahan Kab. Aceh Singkil (baca : bukan Kantor Pertanahan) selaku mitra kerja dari Kantor Pertanahan Aceh Singkil. Bertempat di Jl. Syech Hamzah Fansuri, Kec. Sungkil, Kab. Aceh Singkil, Jum’at (19/11/2021).

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 wib hingga menjelang waktu shalat Jum’at ini (11.45 wib) juga dihadiri oleh berbagai undangan dan lintas sektor dari jajaran Pemkab Aceh Singkil, PPAT dan PPATs, Karyawan/Karyawati jajaran Kantor Pertanahan Aceh Singkil (termasuk Perwakilan Kantor Pertanahan Kota Subulussalam) serta pihak masyarakat.

Acara Sosialisasi ini berjalan cukup meriah serta begitu semarak yang ditandai dengan Antusiasme para dari berbagai kalangan yang direspons oleh para Narasumber sesuai dengan Bidang Keilmuan dan Tugas Fungsinya masing-masing.

Dalam kesempatan ini, Bapak Kepala Kantor Pertanahan Aceh Singkil (MUHAMMAD REZA, S.T., M.Si) menyampaikan bahwa : Urgensi Pencegahan adalah untuk menekan kasus Sengketa, Konflik dan Perkara Pertanahan, minimal dimasa mendatang kita dapat meminimalisir ataupun mereduksi kasus Sengketa dan Konflik Pertanahan ,sehingga Perkara Pertanahan di Pengadilan dapat dikurangi kwantitasnya jikalau tidak mampu untuk dihilangkan.

Kepala Kantor Pertanahan yang terlihat Humble ini juga mengutarakan bahwa Pencegahan Kasus Pertanahan harus ada Payung Hukum serta Regulasinya, untuk itu telah disusun Rancangan Peraturan Menteri (Rapermen) ATR/BPN mengenai Pencegahanya.

Dengan penyampaian yang Sistematis dan terlihat sangat menguasai peraturan yang ada serta ketentuan yang berlaku ; Kakantah yang energik dan sangat Profesional ini juga memberikan penjelasan bahwa : Kementerian ATR/BPN (dalam hal ini : Kantor Pertanahan atau biasa disingkat dengan Kantah Aceh Singkil) merupakan Leading Sector dalam Pencegahan Kasus Pertanahan dengan menyelenggarakan fungsi mulai dari Penyiapan Perumusan Kebijakan, Pelaksanaan identifikasi dan Pemetaan Pencegahan serta pelaksanaan Koordinasi dan kerjasama dengan Instansi atau lembaga terkait. Untuk itu kami menggandeng Pihak Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, serta Unsur Pemerintah Daerah.

Alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini juga menyampaikan Bahwasanya Prinsip-prinsip Pencegahan Kasus Pertanahan ataupun Penanganan Sengketa, Konflik dan Perkara harus dilakukan melalui tahapan penanganan yang jelas. Tahapan Penyelesaian Kasus Pertanahan mengacu kepada Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor : 21 Tahun 2020, menutup Pembicaraannya.

Narasumber Pewarta : Sabirin Siahaan IiNews Aceh. Editor Red IiNews : Liesna Ega.