Dijaman Abad 21 ini tak sedikit para kawula muda dipelosok Negeri Kesatuan Republik Indonesia terjun dalam dunia organisasi, politik bahkan nekat terjun bebas kedunia pemerintahan dalam ambisi membangun daerah diwilayah mereka masing-masing.

Akbar Huzair misalnya, pria muda kelahiran
Lagego, 1 Januari 27 tahun silam. Anak sulung dari empat bersaudara buah pernikahan Huzair Huzain (53) dengan Nurhana Yahya (51) ini merupakan orang nomor satu ditanah kelahirannya dengan menjabat sebagai seorang kepala desa.

Dikenal dengan jiwa millenialnya yang dikemas dalam visi misi, inspirasi ide-ide cemerlangnya dalam menyetarakan warganya serta menjadikan wilayah yang diayominya menjadi salahsatu desa terbaik dari ratusan desa di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

“Menjadi salahsatu Pemimpin muda di desa menjadi tantangan tersendiri buat saya pribadi. Terlebih tanggung jawab yang besar untuk memperhatikan dan mensejahterakan warga saya. Olehnya itu saya terus melakukan sosialisasi, silturahmi dengan para tokoh pemuda, adat, agama, dan tokoh masyarakat agar masukan dan kritikan saya dapat serap untuk menjadikan awal menjadikan pribadi saya lebih baik lagi sebagai kades serta memajukan tanah kelahiran saya sendiri,”papar pria bergelar Sarjana Ekonomi ini. Sabtu (2/3)

Sebelum menjabat sebagai kepala desa, suami Sitti Fatimah (31) ini hanyalah pria biasa pada umumya. Namun disisi lain ayah yang memiliki dua anak ini Muh. Rafhasya Alfaresi Akbar Huzair dan Muh. Rafif Elfatan Akbar Huzair dikenal seorang yang mandiri, pekerja keras dan regilius.

Akbar terlahir dari latar belakang keluarga yang bisa dibilang cukup terpandang di desanya. Namun sikap idealis dan rendah dirinya tidak membuat dirinya tidak merasa bangga serta bergantung dengan apa yang dimiliki oleh kedua orangtuanya.

“Saya tipikal orang yang tidak suka membangga-banggakan. Sejak berjuang menimbah ilmu dijenjang perguruan tinggi saya berjuang sendiri untuk menyelesaikan studi saya tanpa harus membebani orang tua sedikitpun,”terangnya.

Singkatnya, usai hijrah mendulang segudang pendidikan dan pengalaman dalam berorganisasi. Ia kembali pulang kampung. Setiba ditanah kelahirannya bertepatan masa dimana periode pergantian kepala desa (kades) dihelat.

Kedatangannya, banyak warga yang berharap agar ilmu pendidikan, organisasi serta jiwa sosialnya. ia bisa ikut dalam pesta demokrasi beberapa tahun silam.

Mendapat dukungan dari sahabat, kerabat dan restu orangtua membuat Dirinya percaya diri dan mencalonkan diri untuk menjadi kepala desa (kades). Dengan bermotifasikan memandirikan dan memajukan kesejahteraan desa membuahkan hasil, Akbar Huzair dilantik menjadi Kepala Desa Lagego.

“Alhamdulillah amanah masyarakat yang diembankan ke saya akan saya maksimalkan dengan kebijakan yang saya miliki saat ini. Yang terpenting, kebersamaan itu penting bukan hanya menjaga silaturahmi, tapi harus menghasilkan sesuatu yang lebih baik yaitu menerima masukan dn kritikan dari masyarakat,”tegasnya.
*******
Wartawan :Andi Vickry J
Editor :Lee

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here