Kader Golkar Jeneponto Akan tempuh Jalur ke Mahkamah Partai Golkar

oleh -3 views

Infoindonesianews.com – Selasa,12 April 2021.

Jeneponto – Kekisruhan terjadi di tubuh Golkar Jeneponto ,pasca DPD I Partai Golkar Sulsel, mencopot Ketua DPD II hingga di Jeneponto semakin runyam dan tajam terkait masalah tersebut.

Menurut Natsir Puly Karaeng Romo, Plt Ketua Golkar Jeneponto bahwa” Ikram Iskandar telah melakukan pencopotan sejumlah pimpinan Golkar Kecamatan, hingga menjadwalkan Musda Golkar Jeneponto ,yang akan di laksanakan pada tanggal 12 Maret 2021 “ungkapnya.

Namun, pada kenyataannya Musda Golkar Jeneponto hingga saat ini pertengahan April belum juga di laksanakan, tanpa ada alasan dan penjelasan dari Ketua Plt DPD II Golkar Jeneponto dan DPD I Golkar SulSel,”tuturnya.

Sejumlah kader Partai Golkar Jeneponto mulai bereaksi, bahkan Natsir Puly adalah sosok seorang senior di Partai Golkar Jeneponto dan juga Natsir Puly sapaan Karaeng Romo juga sosok tokoh Masyarakat,merasa kesal dan geram atas tingkah laku PLT Ketua DPD.II Partai Golkar Jeneponto.

Natsir Puly yang di temui awak media angkat bicara, soal kekisruhan di tubuh Golkar Jeneponto.

Dalam keterangan Natsir Puly pada hari Jumat 9 April 2021,dihadapan para kader Golkar Jeneponto, Natsir Puly dengan suara lantang .

Ia mengatakan bahwa” seluruh Kader Partai Golkar Jeneponto dengarkan pernyataan Saya ini, diduga bahwa ada sejumlah pelanggaran yang telah dilakukan oleh Plt Ketua Golkar Jeneponto,Ikram Iskandar,”ungkapnya.

“maka dengan ini Saya menyerukan kepada seluruh Kader Partai Golkar Jeneponto, agar seluruh pimpinan Kecamatan yang telah menjadi Plt segera dikembalikan pada posisi semula, dan musda agar segera dilaksanakan, karena terhitung hari ini hampir 5 (lima) bulan konsolidasi Partai Golkar tidak berjalan dan stagnan, bahkan Plt Ketua DPD II Partai Golkar Jeneponto, telah melakukan tindakan semena-mena yang membuat perpecahan di tubuh Golkar Jeneponto itu sendiri,”tutur Karaeng Romo.

“serta Plt Ketua DPD II Golkar Ikram Iskandar telah melakukan pencopotan dan penggantian pimpinan Kecamatan, tanpa alasan yang jelas, “tuturnya.

Natsir Puly adalah Ketua Bidang Organisasi pada Partai Golkar Jeneponto menyatakan di hadapan Kader Golkar Jeneponto,bahwa “Kami akan menurunkan ribuan kader dan simpatisan Partai Golkar ,jika MUSDA tetap di paksakan oleh Plt Pimpinan Kecamatan yang sekarang,” ungkapnya.

Saya telah berkoordinasi dengan kader militan serta simpatisan Golkar Jeneponto, akan bersama – sama memboikot Musda Partai, jika Ikram Iskandar tetap melaksanakannya tanpa mengembalikan pimpinan Kecamatan yang telah di copotnya, “ungkap Karaeng Romo.

“tidak hanya sampai disini saja, tapi Kami akan bersama kader militan Golkar Jeneponto dan simpatisannya, sudah mempersiapkan gugatan ke Mahkamah Partai Golkar, bahkan sudah di koordinasikan hal tersebut kepada teman-teman di DPP Golkar,”tuturnya Ancan Natsir Puly.

“Selain itu Kami juga melakukan gugatan ke Mahkamah Partai jika Plt Ketua DPD II Golkar Jeneponto, secara otoriter memaksakan kehendak untuk melaksanakan Musda, tanpa mengembalikan semua pimpinan Kecamatan yang telah di copot, “tuturnya.

Menurut Karaeng Romo”Golkar itu adalah organisasi kader, jikalau Ikram Iskandar memimpin partai dengan tidak mengabaikan aspirasi dari bawah, maka hal ini dapat merusak dan menghancurkan partai, bahkan menimbulkan perpecahan antara sesama kader dalam internal Partai Golkar itu sendiri,” tutup Natsir Puly.

Narasumber Pewarta : Syarifuddin IINews Bulukumba.