Jelang Lebaran, Pasar Tradisional Diserbu Warga Termasuk Pasar Modern BSD

oleh -51 views

infoindonesianews.com – Tangsel, Pasar Modern BSD yang terletak di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (23/5/2020), diserbu warga yang ingin mempersiapkan diri merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah.

Salah seorang pengunjung pasar bernama Lani (25) mengatakan, warga khususnya ibu-ibu mulai ramai mendatangi pasar sejak Sabtu pagi.

Mereka berbondong-bondong membeli sejumlah bahan pangan. Mulai dari sayur mayur, daging ayam, dan daging sapi.

“Kalau saya, habis antar orangtua ke pasar itu. Ramai banget ibu-ibu pada nyerbu pedagang apa saja. Mungkin karena besok mau Lebaran,” ujar Lani, Sabtu (23/5/2020).

Diketahui, pasar tradisional menjadi salah satu sektor yang diperbolehkan beroperasi selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemkot Tangerang Selatan.

Pengamatan Lani, pengelola pasar telah menetapkan protokol kesehatan. Mulai dari pengecekan suhu tubuh bagi pengunjung yang masuk dan menyediakan fasilitas cuci tangan di area pasar.

Para pengunjung pun telah mengenakan masker sekaligus berupaya menjaga jarak fisik dengan pengunjung lain meskipun kerumunan seringkali akhirnya tidak dapat dihindarkan.

“Kalau saya lihat, tukang ayam dan daging itu yang lebih ramai (dikunjungi). Tukang capai juga sih. Tapi lebih ramai los daging dan ayam,” ujar dia.

Lani tetap merasa khawatir dengan keramaian di tengah pandemi wabah virus corona (Covid-19) itu.

“Kalau dibilang takut ya takut. Tapi saya juga berusaha dengan pakai masker dan jaga jarak saja,” ujar Lani yang merupakan warga Kampung Pugur, Pagedangan, Kabupaten Tangerang ini.

Sementara itu, mengenai harga bahan pangan, Lani hanya menyoroti kenaikan harga komoditas cabai.

Harga komoditas cabai merah yang sebelumnya Rp 30.000, saat ini terpantau naik menjadi Rp 40.000.

“Naik Rp 10.000. Itu cabai merah ya, bukan cabai rawit,” lanjut dia.

Penulis:{Tomy_iinews}
Editor :A.Machfud Ardiansyah IINEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.