INFO INDONESIA
Nasional

Jajaran Pos Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Berikan Penyuluhan Bahayanya Covid-19 Kepada Siswa_Siswi SMAK Raihat

infoindonesianews.com

Belu NTT – Bentuk dari wujud kepedulian Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Sektor Timur terhadap dunia pendidikan adik-adik siswa-siswi, Danpos Turiscain selaku Bintara Kesehatan Kipur II Serka Sigit Roniwan, Amd.Kep., berikan penyuluhan tentang bahaya corona virus desease (Covid-19) serta cara pencegahannya kepada siswa-siswi SMAK Negeri Raihat di kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Dalam memberikan penyuluhannya Bakes Kipur II menyampaikan tentang cara penyebaran virus corona kepada manusia dan cara pencegahannya dengan mengikuti dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 serta beberapa macam jenis penyakit yang menyertai Covid-19 (Komorbid) dan pembagian masker gratis kepada para siswa dan guru sekolah setempat.

Dan telihat dari tempat yang berbeda dari lokasi tersebut,Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Infanteri Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat, Sabtu (18/7/2021) turut prihatin terhadap kondisi bangsa yang saat ini fokus berjuang menghadapi virus Covid-19.

Menurutnya, kondisi seperti itu harus mendapat dukungan dari semua pihak, tidak hanya TNI, Polri dan Pemerintah, namun harus berjuang bersama-sama agar Indonesia bisa keluar dari wabah virus yang mematikan ini.

“Adapun upaya yang harus kita lakukan dengan mentaati saran dari pemerintah pusat diantaranya dengan cara disiplin 5M protokol kesehatan (Prokes) dan segera untuk di vaksinasi Covid-19 yang sudah disiapkan oleh Puskesmas atau Rumah Sakit yang ditunjuk serta berdoa,” ujarnya.

Terkait dengan penyuluhan Covid-19, Bayu Sigit memberikan apresiasi kepada pos jajarannya yang antusias dan semangat dalam membantu pemerintah dan masyarakat untuk mencegah penyebaran virus covid-19 baik terhadap masyarakat itu sendiri maupun adik-adik yang masih duduk dibangku sekolah.

“Jadi memang semua harus tahu, minimal mereka mengetahui apa itu virus corona, bagaimana cara penyebarannya dan apa langkah untuk mencegah penyebarannya termasuk komorbid yang menyertainya sehingga masyarakat tetap waspada dengan melaksanakan protokol kesehatan untuk keselamatan diri sendiri, keluarga dan orang-orang yang berada disekitar kita,” paparnya.

Seperti kita ketahui bersama, Pemerintah sudah menetapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali, dan 15 kabupaten kota melakukan hal yang sama berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15, 16 dan 17 Tahun 2021.

“Semoga ini tidak terjadi di Kabupaten Belu, caranya terapkan protokol Kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Bagi warga yang terpapar Covid-19 segera lakukan pengecekan di Puskesmas atau Rumah Sakit, jika dinyatakan positif segera lakukan tracking atau penjejakan dan bersedia untuk diobati,” pungkasnya.

(Dani-iinews)

Related posts

Asops Kasad Berikan Pengarahan Kepada Personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY

info

PEMANTAUAN POS TERPADU KEC. TOWUTI

info

Polda NTB Musnahkan Ribuan Botol Barang Bukti Berupa Miras

info