by

Irigasi Kecamatan Tommo Tidak Ada Azas Manfaat bagi Petani

InfoIndonesiaNews – Mamuju, Pucuk dicinta ulam yang tiba itulah yang di rasakan warga petani sawah di Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju, hanya bisa gigit jari. Karena irigasi yang dibangun oleh pemerintah sejak 11 tahun lalu, hingga kini belum dirasakan manfaatnya sebagai sarana sumber air bagi petani sawah.

Dari hasil penelusuran media dilapangan, keberadaan irigasi Tommo, yang berada di Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar), yang dibangun sejak 2009. Hampir semua petani sawah mengeluhkan nya

Dan tidak hanya itu aparat desa pun juga jadi sasaran pertanyaan dari para petani soal bangunan irigasi yang dibangun, yang sama sekali belum bisa dirasakan Azas manfaatnya oleh petani sawah.

Seperti yang di ungkapkan seorang petani asal Desa Tommo dua yang tidak mau disebut namanya. Mengaku, karena irigasi yang ada di desanya selama ini tidak memberikan manfaat. Terpaksa sawah milik kami dialih fungsikan menjadi lahan tanam jagung dan jeruk.

” Areal persawahan kami pak, terpaksa saya tanami jagung, karena air irigasi tidak bisa diatur, selama ini kami cuman berharap air hujan saja. Dan setelah jagung kami panen, terus kami akan tanam jeruk nantinya. Ini dilakukan, dari pada lahan kami nganggur Pak.” keluhnya.

Dia berharap, irigasi yang melintasi di areal persawahan itu bisa dilihat langsung pemerintah, agar tidak terkesan ada pemborosan anggaran.

” buat apa dibangunkan kami kalau tidak bisa di fungsikan, kan itu hanya pemborosan. Seharusnya pemerintah provinsi dan kabupaten harus melihat hal ini dengan serius dan jangan dipandang sebelah mata,” ujarnya kami petani berharap agar irigasi ini bisa difungsikan.

Senada dengan Dg. Bilah warga Dusun Bontoala, Desa Campaloga, Kecamatan Tommo mengatakan, mengaku sejak dibangunnya irigasi ini sampai sekarang tidak bisa memberikan manfaat bagi petani di Kecamatan Tommo.

” Memang pak semenjak di bangunnya irigasi dan sampai sekarang kami belum teraliri air. Kami selaku petani dilema pak karna di saat hujan turun sawah kami banjir dan tergenang airdan saat hujan berhenti air persawahan juga surut dan menjadi kering. jadi kami kesulitan mengolah sawah pak, karna air tidak bisa di atur. ” pungkasnya. Texan.Y.

News Feed