by

Disusupi Provokator, Legal Officer KSU KAMU Tempuh Jalur Hukum

Infoindonesianews, Luwu Timur – Terkait Dengan adanya pertemuan Pengurus serta sejumlah petani yang tergabung didua Kelompok Tani di Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan yakni Kelompok Tani Sintuwu dan Kelompok Tani Harapan Makmur 3.

Dalam rangka menggelar pertemuan guna membahas lanjutan tahapan pekerjaan pancang tanam hingga tanam kelapa sawit dalam program PSR di Luwu Timur. Sejumlah petani Walk Out dari pertemuan. Jumat, 21/8/2020

Walk Outnya sejumlah kelompok tani dikarenakan adanya suntikan provokastor yang diduga dilakukan oknum diketahui bernama Fred Kurung yang dibelakangan diketahui bukan kelompok kedua kelompok tani yang sedang menggear pertemuan sore tadi di Balai Serbaguna Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Menanggapi Hal tersebut, Direktur Utama REI & CO Lawyer Office beserta rekannya yang tergabung dalam Legal Officer KSU Agro Mandiri Utama (KAMU) akan menindaktegas aksi yang dilakukan oknum tersebut dengan jalur hukum.

“Ini keterlaluan namanya, dia (Fred Kurung) mencoba memprovokasi para petani yang hadir sehingga meninggalkan ruang pertemuan. Padahal oknum ini bukan anggota dari Kelompok Tani Sintuwu maupun Kelompok Tani Harapan Makmur 3. Kami akan tindaklanjuti ini persoalan karena secara tidak langsung telah mencoreng nama baik KSU KAMU,”tegasnya.

“Saya sesalkan kejadian itu, dan saya sesalkan lagi karena orang yang menyusup masuk dalam pertemuan ini bukan anggota kelompok tani di desa saya dan perlu saya tegaskan bahwa oknum tersebut juga bukan warga beridentitas Desa Kasintuwu,”bebernya.

Petrus berharap, pihak KSU KAMU dalam hal ini Legal Officer dapat menindaklanjuti persoalan ini ke ranah hukum karena sudah membuat provokasi terhadap petani yang tentunya merugikan KSU KAMU.

Sekedar dikethaui, provokasi tersebut berawal saat Petrus Frans mengeluarkan statetement bahwa pertemuan ini adalah pertemuan resmi dan ada aturannya. Belum selesai bicara, Fred Kurung mengangkat bicara seolah protes. Dan berakhir Petrus mengeluarkan kata dan sedikit disertai nada tinggi.

“Ini pertemuan resmi dan semua ada aturannya. Saya akan mengambil alih sebagai moderator karena kalau tidak seperti itu, akan rancuh pertemuan ini nantinya. Jadi jika ada yang tidak mau ikuti aturan pertemuan silahkan keluar dari pertemuan,”ujar Petrus sebelum rapat dimulai.

Sebelumnya Diwartakan, Pengurus serta sejumlah petani yang tergabung didua Kelompok Tani di Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan yakni Kelompok Tani Sintuwu dan Kelompok Tani Harapan Makmur 3. menggelar pertemuan guna membahas lanjutan tahapan pekerjaan pancang tanam hingga tanam kelapa sawit dalam program PSR di Luwu Timur. Jumat, 21/8/2020

Kegiatan yang difaslitasi Pemerintah Desa ini, Pihak KSU Agro Mandiri Utama (KAMU) Kabupaten Luwu Timur pun turut hadir dalam acara ini. Kehadiran sejumlah Pengurus serta Legal Officer (LO) KAMU sengaja diundang sebagai Pemakalah (Pembicara) untuk mengedukasi kelompok tani kelapa sawit yang ada di Desa Kasintuwu.

Penulis: Tim IINEWS
Editor : A.Machfud Ardiansyah Sekjend IINEWS

News Feed