by

Diduga Potong Dana Bansos Corona, Oleh Ketua Karang Taruna Desa Mekarjaya,Kecamatan Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat


InfoIndonesiaNews.com- Sabtu, 11 Juli 2020
Posted by Liesna Ega 

CIKALONGWETAN -  KBB, Diduga Bahwa bantuan sosial kepada masyarakat Desa Mekarjaya, yang terdampak virus corona yang dipotong bukan untuk pengurus lingkungan Desa Mekarjaya. 

Namun,saat di klarifikasi ke Kepala Desa Obar waktu IINEWS temui dikantornya dari awal bahwa dana itu diperuntukkan untuk Ongkos bensin mobil yang muat Sembako dan Mobil tersebut di fasilitasi oleh Ketua Karang Taruna (O),menurutnya karena jarak KPM ke Kantor Desa yang sebagian jauh, bilamana mengambil sendiri mereka harus mengeluarkan ongkos ojeg lebih dari Limabelas ribu rupiah, "ujar Kades Obar saat itu. 

"Jadi akhirnya sesuai keputusan bersama kita potong Rp ,15.000,- ribu tersebut untuk Bensin mobil dan buruh angkut muat,sebelumnya Kades Obar sudah mengingatkan bahwa jangan terjadi permintaan untuk anggaran apapun juga, saya sudah menekan kan hal tersebut baik kepada kader, maupun Karangtaruna nya yang berada di Desa Mekarjaya,ujarnya.  

Namun bantuan sosial yang dipotong untuk penyaluran sembako Covid-19 itu viral di media, di mana bantuan itu disebut untuk pengurus Karang Taruna, Tapi bantuan yang dipotong Rp,15 ribu itu sebenarnya untuk kepentingan sosial yang dikumpulkan oleh Ketua Karang Taruna(O).

Hanya disini yang pihak IINEWS tanyakan kembali, "Mungkin,untuk rumah KPM yang berjarak jauh masih bisa di mengerti, tetapi apakah mungkin yang dekat pun dengan Desa Mekarjaya ikut terpangkas ongkir juga yang sebesar Rp,15.000,-tersebut? Jawab beliau(Kades Obar) Tidak, Kpm ambil sendiri atau Diantar sesuai keinginan nya,"Ujarnya.

jadi jelas, disini tidak ada kebenaran untuk ongkos kirim tersebut, terkecuali sudah di musyawarahkan dengan pihak KPM itu sendiri, Iinews pun menanyakan perihal ongkos kirim ini kepada BPD, sebab Ketua Bpd Desa Mekarjaya  sedang sakit,dan Wakil Bpd Desa Mekarjaya mengatakan"
Maaf, saya tidak bisa menjelaskan, Itu Ketua RW /Ketua Karang Taruna atas perintah siapa, karena sebelum pendistribusian Bansos Gubernur, Kepala Desa Tidak Mengajak Berunding Dengan BPD, tau - tau kasus 15rb ongkir sudah merebak, ujar Bpd Desa Mekarjaya.

"Setelah merebak kasus tersebut, BPD membuat surat teguran kepada KADES Obar, indikasi pelanggaran salah satu pasal dalam UU tentang Desa, larangan bagi Kepala Desa,satu paket dengan teguran pengendapan BPNT Bulan Mei, bahkan saya bersama Sekretaris BPD memanggil Kades, Sekdes, untuk rapat koordinasi setelah merebak dua kasus tersebut,"ujar nya menjelaskan. 

Tugas dan Fungsi Karang Taruna sendiri yaitu seharus nya adalah:
-Fokus utama dari terciptanya organisasi ini dilatarbelakangi oleh keinginan para pemuda untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial di lingkungannya.

Sejarah Berdiri nya Karang Taruna pada tanggal 26 September tahun 1980 di kampung Melayu, menjadi awal dari usaha para pemuda dalam menyejahterakan sosial di lingkungannya.

Dalam hal ini hanya melingkupi desa atau kelurahan.Sejarah yang tercatat pada tanggal 26 September 1980 dituangkan dalam kepedulian yang ditorehkan pada berbagai macam kegiatan.

- Intinya, kegiatan mereka ingin agar warga desanya memperoleh kesejahteraan sosial yang mereka perlukan.Sasaran kepedulian mereka diarahkan pada siapa saja, namun lebih ke arah generasi muda.

- Dan dulu, karang taruna lebih terfokus pada generasi muda yang lahir dalam keluarga miskin atau setidaknya mengalami masalah sosial yang berat.

Dengan niat membantu sesama dengan berbagai kegiatan pengisian waktu luang ini, mereka berharap generasi bangsa kita ini tidak memiliki kualitas rendah.

Semakin ke sini dan ke zaman kita sekarang, Karang Taruna semakin digemari. Sudah banyak muncul berbagai organisasi semacam ini di berbagai desa maupun kelurahan.Kegiatan mereka pun semakin menjadi banyak, tak cuma sebagai pengisi waktu luang.

Dari perkembangannya, kini tujuan dan tugasnya lebih mantap dibanding awal mula perkembangannya.Tapi, perkembangan organisasi pemuda dari dulu hingga sekarang tidak bisa dikatakan lancar-lancar saja.

Misalnya pada tahun 1997 lalu, ada masalah yang menghambat membuat beberapa organisasi ini tidak bisa dilanjutkan, sebut saja berhenti lalu menghilang begitu saja.

Tapi syukurlah masih ada yang bertahan, hingga sekarang istilah karang taruna masih santer terdengar di pendengaran.
Ini membuktikan bahwa, organisasi ini tidak bisa dihilangkan begitu saja dari lingkungan sosial kita.

Dahulu, para warga masih belum bisa memahami istilah ini dalam artian sebenarnya.Untuk menghindari kesalahan pemahaman, maka pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 83/HUK/2005 tentang Pedoman Dasar Taruna.

Dengan kedatangannya pengertian tepat dari Karang Taruna diharapkan tidak ada perbedaan pengertian lain.

Untuk itu dilihat dari fungsional Karang Taruna itu sendiri, apakah wajar mereka menyalurkan pengiriman bantuan sosial kepada KPM secara langsung, dengan memangkas ongkir dari Warga Tidak Mampu sebanyak Rp,15 Rb dari 34 KPM di RW 07 dan keseluruhan 192 KPM DI Desa Mekarjaya.? 

Penulis : liesna Ega Kabiro Iinews 
Wartawan  : Demak Gultom Iinews

News Feed