Chaidir Syam Himbau seluruh Kepala Desa, Kelurahan, Dusun dan RT agar tak melarang Pemakaman Masyarakat yang terkontaminasi virus Covid-19

oleh -96 views

infoindonesianews.com

Maros – Bupati Maros HAS Chaidir Syam tegaskan kepada seluruh Kepala Desa, Kelurahan, Dusun dan RT agar tak melarang pemakaman masyarakat yang terkontaminasi virus Positif Covid-19.

Hal itu disampaikan langsung oleh HAS Chaidir Syam saat berlangsungnya kegiatan rapat koordinasi penanganan covid-19 Kabupaten Maros di Aula Kantor Camat Mandai, Selasa Siang (03/08/2021).

“Kami telah menghimbau kepada Lurah dan Kepala Desa agar kiranya menyampaikan kepada seluruh warga agar tak menahan jika ada jenazah yang ingin dimakamkan” kata mantan Ketua DPRD Maros itu.

Ia juga menjelaskan bahwa Lurah dan kepala desa harus menerima jika ada warganya yang positif dan ingin dimakamkan di wilayahnya.

“Kami telah menyampaikan kepada lurah dan desa agar tak perlu menunggu persetujuan warga jika ada yang harus dimakamkan, bagaimanapun itu ini adalah persoalan kemanusiaan” ungkap Chaidir pasca rapat koordinasi.

Memperhatikan kembali banyaknya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19, Bupati Maros berharap pusat-pusat pelayanan kesehatan tidak ada yang ditutup.

“Namun dengan ini semua kami berupaya agar pusat pelayanan kesehatan selalu terbuka lebar dan seumpama ada yang kekurangan tenaga medis, akan disuplai tenaga medis dari puskesmas terdekat,” jelas Chaidir.

Terakhir, Bupati Maros dengan Tagline “Maros Keren” itu meminta agar seluruh masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan mampu memahami keadaan keluarga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

(AC-iinews)