Infoindonesianews.com | Kamis, 13 Januari 2022.

SUMEDANG | Longsor terjadi di kawasan Jalan Cadas pangeran menggelinding bongkahan batu besar , hampir setengah menutup bahu jalan.Rabu (12/1/2022) pukul 15.30 wib.

Tebing Cadas pangeran setinggi kurang lebih 20 meter, mengalami longsor disertai dengan batu besar, hampir menutupi setengah badan Jalan Cadas pangeran. Yang mengakibatkan arus lintas mengalami kemacetan baik dari arah Bandung menuju Sumedang maupun arah sebaliknya. Sehingga Sat lantas Polres Sumedang memberlakukan buka tutup, untuk mengatasi kemacetan sepanjang 3 KM.

Beruntung pada saat kejadian longsor diarea jalan tersebut, kendaraan sedang sepi sehingga tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa, akibat timbunan tanah longsor dan batu.

Evakuasi dilakukan oleh petugas BPBD kabupaten Sumedang, dengan menggunakan alat sederhana truck Fuso. Untuk memindahkan batu sebesar mobil sambil menunggu kendaraan alat berat untuk mengangkutnya.

Asep (37) Salah seorang warga yang kebetulan melintas sebelum terjadinya longsor, ia melihat ada serpihan batu-batu kecil berjatuhan dari tebing Cadas pangeran.

” Dan tak berselang beberapa lama terjadilah tanah longsor dari tebing setinggi kurang lebih 20 meter, yang disertai batu besar jatuh hampir menutupi setengah badan Jalan Cadas pangeran,” terangnya.***

Narasumber Pewarta : Darma Projustitia. Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Infoindonesianews.com | Kamis, 13 Januari 2022.

CIPATAT, BANDUNG BARAT | Telah disampaikan ke awak media bahwa telah terjadi bencana angin puyuh yang memporak porandakan ratusan rumah di Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat , Kabupaten Bandung Barat. Selasa, (11/1/2022).

Sebelumnya hujan turun dengan deras disertai angin kencang yang mengguyur Desa Cipatat ,sehingga mengakibatkan sekitar 60 rumah Warga penduduk alami rusak berat dan ringan. Tragis memang apalagi menurut informasi yang disampaikan, bahwa rumah yang paling rusak parah adalah milik Seorang Warga Kampung Cikahuripan, RT 03, RW 16 bernama Bari, hingga rumah miliknya tersebut tidak dapat dihuni kembali, karena tertimpa oleh pohon besar yang tumbang karena angin cukup besar tersebut.

Pemilik rumah lainnya yang tertimpa bencana angin puyuh adalah milik Warga bernama Barjo,juga rumah kediaman milik Warga lainnya bernama Yaya dari Warga Kampung Nyomplong ,RW 11,itupun alami rusak yang cukup parah.

Semuanya Warga kampung yang tertimpa musibah bencana alam angin puyuh berjumlah sekitar 60 rumah kediaman dan alami rusak ringan dan berat serta yang termasuk rusak berat ada 4 rumah di lokasi yang sama RW 14 ada dua rumah kediaman warga yang rumahnya rusak berat, dan untuk sementara waktu Mereka mengungsi di rumah kediaman saudaranya masing-masing. Dan perlu diketahui juga Mereka berinisiatif mengungsi sendiri ke rumah kediaman saudaranya, karena kondisi rumahnya tidak dapat dihuni karena kerusakan tersebut,” pungkas Kepala Desa Cipatat pada awak media.

Dari pihak Pemdes Cipatat sendiri telah terjun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau pasca terjadi bencana angin puyuh tersebut, untuk mencatat dan mendata Warganya, sekaligus memotivasi pada seluruh para korban bencana angin puyuh tersebut untuk tetap bersabar atas kejadian yang menimpanya,”ujar Kepala Desa Cipatat, Darya Sugangga .

Dan setelah pencatatan serta pendataan Warganya,maka pihak Pemdes Cipatat akan segera melaporkan kepada Dinas BPBD Kabupaten Bandung Barat,dan kordinasi dengan semua tokoh masyarakat yaitu Ketua RT dan RW setempat,terkait peristiwa bencana alam angin puyuh ini. Dan menghimbau untuk Warga masyarakat Desa Cipatat untuk selalu waspada disaat terjadi hujan deras yang disertai angin kencang,”pungkasnya.

Mudah-mudahan tempat kediaman Warga terimpa bencana alam angin puyuh ini dapat segera di perbaiki kembali dan dapat dihuni kembali. Itu semua tidak lepas atas bantuan dari seluruh pihak yang empati atas peristiwa ini. (red)

Narasumber Pewarta : H.Jen. Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Infoindonesianews.com | Selasa, 11 Januari 2022.

JAKARTA | Aksi cepat Bripka Parkum personel Unit tindak sat lantas Jakarta Barat membantu masyarakat yang mengalami kecelakaan di jalan raya jeruk purut permata hijau Jakarta Selatan, Selasa, 11/1/2022.

Kejadian tersebut ia jumpai saat dirinya akan melaksanakan dinas menuju kantor

Saat tiba di jalan raya jeruk purut permata hijau Jakarta Selatan kemudian menjumpai seorang pengendara yang diketahui bernama ibu lilik warga depok mengalami kecelakaan jatuh dari kendaraan sepeda motor miliknya

” Melihat hal tersebut lalu dirinya langsung menghampiri dan memberikan pertolongan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa, 11/1/2022.

Kemudian saya memberhentikan kendaraan untuk melakukan evakuasi korban dengan membawa kerumah sakit terdekat

“Korban dibawa kerumah sakit TZU CHI Hospital untuk mendapatkan perawatan,” ucapnya

Saat dikonfirmasi kasat lantas Jakarta Barat Kompol I Wayan Sudana membenarkan anggota nya memberikan pertolongan warga yang mengalami kecelakaan di jalan raya jeruk purut permata hijau Jakarta Selatan

” Ya benar, saat ini korban sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ujarnya

Saya sangat mengapresiasi anggotanya yang telah sigap membantu warga dimanapun berada

“Sebagai seorang prajurit bhayangkara sudah menjadi kewajiban kita untuk selalu hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan,” jelasnya.

Narasumber : Humas Polres Metro Jakarta Barat . Pewarta : Ashari. Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Infoindonesianews.com | Selasa, 11 Januari 2022.

Kota Tasikmalaya | Hujan disertai angin kencang telah mengakibatkan 3 rumah tertimpa pohon di Kampung Babakan Nanggerang RT.02/04 Kelurahan Singkup Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, Selasa siang (11/01/2022).

Kapolsek Cibeureum Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Setyanto membenarkan bahwa di Wilayahnya telah terjadi hujan disertai angin kencang.

“Ya benar tadi siang sekitar pukul 13.30 Wib telah terjadi hujan disertai angin kencang sehingga beberapa rumah warga mengalami kerusakan, diantaranya ada yang tertimpa pohon” ujarnya.

“Yang sudah didata baru 9 rumah mengalami kerusakan, 5 rumah diantaranya rusak berat tertimpa pohon dan 4 rusak ringan” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Cibeureum dan Anggotanya juga Anggota Koramil serta BPBD Kota Tasikmalaya langsung terjun membantu evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah dan mengalami kerusakan parah.

“Rumah yang mengalami kerusakan paling parah milik Roni, Ace Mamat, Elah, Nanang dan Abdul Matin, kami bantu evakuasi, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, sementara keluarga korban di ungsikan ke rumah saudaranya dulu,” jelasnya.

Kapolsek juga menambahkan bahwa TNI – Polri akan terus  bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menangani bencana. “Sesuai perintah pimpinan kami yakni Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan bahwa, Sinergitas TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah dalam menangani bencana harus terjun langsung membantu, Negara harus hadir ditengah masyarakat yang mengalami kesulitan,” pungkasnya.

Narasumber Pewarta : Jajang K14. Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Infoindonesianews.com | Selasa, 11 Januari 2022.

BANDUNG BARAT , JAWA BARAT | Telah terjadi peristiwa yang diduga Seorang Warga Bunuh diri, pada hari Selasa tanggal 11 Januari 2022 ,Pukul 01.00 s/d 03.25 Wib, kejadian lokasi bertempat di Bendungan Waduk Cirata Desa Sirnagalih ,Kec. Cipeundeuy ,Kab. Bandung Barat ,  dengan menceburkan diri ke Waduk Cirata,  Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipeundeuy ,Kab. Bandung Barat.

Diketahui menurut informasi yang disampaikan, bahwa korban dugaan bunuh diri tersebut bernama Jajang Wijaya,(27), bertempat tinggal di
Kampung Nagrok Wetan ,Rt 04 /Rw 12 , Desa Ciharashas, Bandung Barat.

Menurut keterangan dari Saksi-saksi saat kejadian tersebut yaitu Ayah Korban(47) dan Adik korban bernama  Deden ( 20 ),yang tinggal di Kampung  Nagrok Wetan, Rt 04 / Rw 12, bahwa korban sebelumnya sedang  ada masalah keluarga, dan tiba – tiba  kurang lebih Pukul 00.30 Wib,  korban menyuruh (Nurjana) ayahnya untuk mengantarkan ke DAM Cirata dengan menggunakan sepeda motor.

Setibanya di bendungan Cirata, alih-alih Korban malah menyuruh Nurjana (ayahnya) untuk berhenti, dan tanpa rasa curiga Nurjana menghentikan motornya saat itu.

Dan tanpa diduga oleh Nurjaman  tiba – tiba korban langsung turun ke DAM Cirata, dan menceburkan dirinya ke Air, dan sebelumnya korban sempat terlebih dahulu membuka baju.

Kemudian menurut keterangan  saksi lainnya yaitu adiknya sendiri (Deden),mengetahui Korban  menyuruh (Nurjana) ayahnya untuk mengantarkan ke Cirata, karena khawatir sudah larut malam, maka Deden (adiknya korban) mendampingi Ayahnya (Nurjana) untuk turut mengantarkan Korban ,Ia  sendiri berada di depannya,  dengan menggunakan sepeda motor, dan Ayahnya di belakangnya dengan korban berboncengan.

Namun, apa yang terjadi setelah sampe tikungan bendungan Cirata,  Deden merasa curiga ,karena ayahnya dan korban tidak berada di belakangnya lagi,  ditambah pula di tempat kejadian tersebut waktu itu gelap, sehingga Deden berusaha putar balik kendaraannya,dan melihat Korban (kakaknya) terlihat sudah turun dari motor ayahnya (Nurjana)  dan ternyata  langsung turun Ke DAM CIRATA langsung  menceburkan diri ke air, tanpa sempat  diselamatkannya terlebih dahulu. 

Hingga kini, Korban masih dalam tahap pencarian oleh pihak-pihak berwajib dari kepolisian setempat, diantaranya Kopda A. Ikbal (Babinsa Desa Sirnagalih),Ipda Supriadi ( Kanit Reskrim Polsek Cipeundeuy),
Aiptu Bambang ( Anggota polsek Cipeundeuy), Aipda Jejen ( Babinkamtibmas Desa Ciharashas), juga Security Pjb Cirata, serta Warga Sekitar dan Pihak Dari keluarga Korban itu sendiri.

Terakhir menurut informasi yang disampaikan ke meja redaksi , bahwa kini Kasus Dugaan bunuh diri ini ,sedang ditangani oleh pihak kepolisian dari Polsek Cipeundeuy.

Narasumber : Laporan Polsek Cipeundeuy, Bandung Barat. Pewarta / Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Infoindonesianews.com | Senin, 10 Januari 2022.

PANDEGLANG | Polres Pandeglang Polda Banten telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemasangan police line atas kejadian ledakan di salah satu rumah warga yang bertempat di Kampung Cisaat, Desa Tangkil Sari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang pada Minggu (09/01) sekira pukul 20.30 WIB lalu.

Atas kejadian ledakan tersebut telah mengakibat satu orang meninggal dunia atas nama UL (38) yang berprofesi sebagai ojek pangkalan dan satu orang luka berat atas nama LI (36) sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) yang beralamat di Kampung Cisaat, Desa Tangkil Sari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

“Benar, bahwa pada Minggu (09/01) malam telah terjadi ledakan di rumah salah satu warga Desa Tangkil Sari yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat,” ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga saat dikonfirmasi pada Senin (10/10) pagi.

Shinto Silitonga menjelaskan dalam keterangannya bahwa kronologis awal kejadian pada Minggu (09/01) sekira pukul 20.30 WIB bertempat di rumah UL yang beralamat di Kampung Cisaat, Desa Tangkil Sari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang terjadi sebuah ledakan yang sangat kencang hingga terdengar sejauh radius 10 KM.

“Pasca mendengar suara ledakan masyarakat sekitar mendatangi tempat kejadian yang berasal dari rumah UL dan ditemukan adanya jenazah serta satu orang luka berat LI yang merupakan istri dari UL ditemukan oleh warga yang bersangkutan sedang berusaha untuk keluar menyelamatkan diri dari runtuhan puing rumah yang sudah hancur,” ungkap Shinto Silitonga.

Adapun saksi-saksi kejadian ledakan di rumah salah satu warga diantaranya HN (35) Ketua RT, UI (35) Wiraswasta, dan IN (42) Wiraswasta.

“Sampai saat ini, Polres Pandeglang terus berupaya mengumpulkan saksi dan barang bukti penyebab terjadinya ledakan tersebut,” kata Shinto Silitonga.

Terakhir, Shinto Silitonga menambahkan bahwa Polres Pandglang telah melakukan upaya-upaya terkait adanya ledakan di rumah warga.

“Benar, Polsek Cimanggu dan Polres Pandeglang telah melakukan pengecekan dan pemasangan police line di TKP, telah dilakukan olah TKP oleh Satreskrim Polres Pandeglang, korban meninggal dunia UL telah dibawa ke RS Berkah Pandeglang untuk dilakukan otopso dan korban luka berat telah dirujuk ke RS Berkah Pandeglang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tutup Shinto Silitonga.

Narasumber : (Bidhumas Polres Pandeglang ).Pewarta : Sam Banten. Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Infoindonesianews.com | Minggu, 9 Januari 2022.

INTERNASIONAL | ABK kapal kargo asal indonesia yang saat ini sedang tersandera sejak 2 Januari 2021 oleh pihak milisi Al Houthi di Yaman berharap agar pemerintah Indonesia segera melakukan langkah diplomasi.

Hal ini disampaikan Surya Hidayat Pratama ketika menghubungi Istrinya melalui saluran telepon dan direkam untuk keperluan permohonan agar segera disampaikan kepada pihak yang dapat mengakses ke pemerintah.

Dalam rekaman percakapan singkat itu, Surya meminta kepada pemerintah untuk menghubungi pihak KBRI agar menjamin bahwasanya benar saya orang indonesia.

Situasi disini sedang memanas, fasilitas seperti bandar udara hancur dan fasilitas umum lainnya porak-poranda akibat situasi keamanan yang kacau.

Namun Alhamdulillah sampai detik ini kami para ABK kargo yang saat ini disandera oleh milisi Al Houthi semuanya dalam keadaan sehat walafiat, pihak Al Houthi hanya ingin memastikan bahwa benar saya orang Indonesia, olehnya itu saya berharap pemerintah dapat mengambil langkah diplomasi melalui KBRI dan menjamin bahwa saya adalah warga indonesia.

Narasumber :Legion. Pewarta : Aswar Anas. Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Infoindonesianews.com | Rabu, 5 Januari 2022.

CIAWI ,TASIKMALAYA | Karena kurang  hati-hati, sebuah mobil Daihatsu Agya dengan nopol AD 8996 FN mengalami kecelakaan tunggal  terperosok masuk sungai di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu dini hari (05/01).

Kapolsek Ciawi Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Setiyana saat membantu evakuasi kendaraan  mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pukul 03.30 dinihari. 
“Benar telah terjadi  kecelakaan tunggal tepatnya di Kampung pakemitan kidul, Kecamatan Ciawi, alhamdulilah pengemudi dan 3 penumpang nya selamat, ungkapnya.

” Pengemudi dan penumpang nya semua warga Blitar tujuan  ke Bandung, saat di TKP  diduga  sopir kurang hati hati dan tidak tahu medan jalan yang menikung, sehingga menabrak jembatan dan  terperosok masuk sungai,” tambah Kapolsek.

Kapolsek Ciawi memimpin evakuasi di dampingi Kanit Lantas Iptu Dicky Firdaus dan beberapa anggota serta warga sekitar.


“Kendaraan segera kita evakuasi dengan derek agar tidak menimbulkan perhatian warga sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,”jelasnya.


Editor Red IiNews : Liesna Ega 💻. Narasumber Pewarta : Jajang K14.

Infoindonesianews.com | Sabtu, 20 November 2021.

KERTAMULYA, BANDUNG BARAT | Telah terjadi kebakaran sebuah rumah Warga di Kp. Cijeungjing, Rt. 04 ,Rw 20, Desa Kertamulya , Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Pada hari Sabtu tanggal 20 November 2021, sekitar Jam 12.30 Wib.

Menurut Informasi yang disampaikan kepada awak media ini bahwa Pemilik rumah yang mengalami musibah kebakaran ini bernama Wawan, (60), Buruh, Islam, Kp. Cijeungjing Rt. 04 Rw. 20 Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang ,Kabupaten Bandung Barat. Kondisi Rumah permanen hangus terbakar dengan ukuran 56 Meter.


Kronologis awal terjadinya kebakaran tersebut,
awalnya korban (pemilik rumah), sedang nongkrong di depan,sekitar wilayah rumahnya, (tidak dirumah) kemudian Ia mendapatkan kabar dari tetangga yang menghampirinya (korban) dan memberitahukan bahwa rumah dirinya (korban) terbakar.

Dengan spontan kemudian korban menuju rumahnya, dan naasnya Ia melihat kerumahnya, memang benar rumahnya sudah terbakar, hingga ,akhirnya korbanpun membantu dengan alat seadanya untuk memadamkan api yang telah menghanguskan rumah tersebut.

Korban yang mengontrak rumah milik dari Sdr. Wawan
Koko, (56), di Kp. Cijeungjing, Rt 04, Rw 20, Desa Kertamulya ,Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, menerangkan bahwa saat kejadian korban sedang tidak ada dirumah, yang berada dirumah kontrakan adalah cucunya bernama ALIYANA (7 tahun). Saat warga melihat ada kobaran api diatap ada warga yg masuk melihat ada Anak bernama ALIYANA (7 tahun) , lalu dengan cepat wargapun menarik keluar rumah. Kemudian, Wargapun menelpon pemadam kebakaran Bandung Barat dengan segera.

Api menyala diduga berasal dari arus pendek yang berada di atap rumah, sebulan yang lalu pada bulan Oktober, rumah tersebut listriknya sudah di operbaiki oleh pegawai PLN, (diganti secara keseluruhan untuk kabel rumah) .Kemudian ,selang 2 minggu setelah dibenarkan rumah tersebut sering mati lampu.

Akhirnya Api dapat dipadamkan
oleh empat mobil pemadam kebakaran Damkar Kab. Bandung Barat ,yang dibantu warga dengan alat seadanya menggunakan air media ember dan selang air,hingga akhirnya api dapat dipadamkan.

Menurut informasi pihak terkait bahwa barang korban yang terbakar,adalah sebagai berikut :

  • Surat surat penting milik korban
  • 1 unit Tv
  • 3 buah kursi sofa
  • Baju korban beserta keluarga
  • 1 unit kulkas
  • 3 buah lemari
  • 1 buah tempat tidur
  • KORBAN JIWA
    Nihil SAKSI

Untuk kerugian saat ini belum di informasikan dan ditaksirkan, karena rumah terbakar hamgus itu sendiri masih dalam kondisi porak poranda habis dilalap api saat kebakaran tersebut.

Narasumber : Babinsa Desa Kertamulya Sertu Karyawan kirim. Pewarta : Bang Hilmen/ Jendra. Editor Red IiNews : Liesna Ega.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.