Infoindonesianews.com

Kabupaten Puncak Jaya dalam usia yang ke 22 tahun, terus berbenah dan membangun disegala bidang diantaranya penerobosan isolasi distrik dan kampung melalui pembangunan jalan.

Penerobosan isolasi daerah merupakan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya sebagaimana dalam misi ke 5 yaitu mengurangi keterisolasian antar distrik dan kampung. Dari 26 distrik yang ada, baru 16 distrik yang telah terhubung dangan jalan darat, 5 distrik terhubung dengan angkutan udara dan 5 distrik lainnya dijangkau dengan berjalan kaki, sedangkan kampung yang telah terhubung jalan darat baru 45% dari 302 kampung yang ada.

Keterisolasian Puncak Jaya, salah satu faktor penyebab tingginya harga kebutuhan pokok, bahan bangunan dan rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Dari data BPS IKK Kabupaten Puncak Jaya tahun 2017 sebesar 436,94 (tertinggi ke 2 di Papua bahkan Indonesia).

Dalam upaya penerobosan isolasi daerah, Bupati yang didampingi Wakil Bupati, DPRD, Dandim 1714/PJ, Kaplores Puncak Jaya, Pejabat Sipil, TNI dan Polri, Toga, Tomas, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan pada hari kamis 11 oktober 2018 secara resmi melakukan pembukaan jalan yang ditandai dengan pergerakan awal alat berat excapator.

Kepala Dinas PUPR Kab. puncak Jaya Pilemon Tabuni dalam laporannya menyampaikan, Ruas jalan yang akan dibangun yaitu ruas jalan Kumipaga-Purbalo-Wunda-Bineme sepanjang 4,75 km menghubungkan Distrik Dokome dengan Distrik Yamo dikerjakan oleh PT. Fatma Indah dan ruas jalan Yamo-Goyage-Bunaluk sepanjang 2,25 km menghubungkan Distrik Yamo dengan Gurage dikerjakan oleh PT. Lingge-lingge.

Bupati Puncak Jaya dalam arahannya menyampaikan tujuan pembangunan jalan ini yaitu untuk membuka isolasi daerah agar masyarakat bisa lebih sejahtera, memudahkan aparatur dalam melakukan layanan pendidikan, kesehatan, layanan pemerintahan serta pembangunan infrastruktur lainnya.

Bupati juga berpesan kepada kepala distrik, kepala kampung dan seluruh masyarakat utk mengawal pelaksanaan pembangunan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa gangguan keamanan dari pihak tidak bertanggung jawab.

Dari perwakilan masyarakat, diwakili oleh tokoh masyarakat menyampaikan terima kasih bersedia mengawal dan menjamin masyarakat bersatu untuk menjaga dari ancaman keamanan pekerja dan alat berat. Masyarakat Dokome dan Yamo telah sepakat siap menerima dan mengawal pembangunan, komitmen ini ditandai dengan penyerahan kapak batu oleh kepala kepala suku Ambon Tabuni, sebagai simbol pembangunan jalan harus berlanjut sampai ke Distrik Kiyage.

 

Wartawan :A. Ades S

Editor :AZ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here