INFO INDONESIA
Nasional

Asal Muasal Tuyul Dan Kenali Ciri-Ciri Si Pemelihara Pesugihan Tuyul.

Infoindonesianews.com – Apakah kamu sudah tahu belum ciri-ciri orang yang pelihara tuyul? Tuyul merupakan sosok gaib yang tidak dapat di lihat mata biasa. Hanya orang-orang tertentu saja dapat melihat Tuyul, tentu saja salah satunya si pemelihara Tuyul itu sendiri.

Keuntungan bagi orang-orang yang gemar memelihara tuyul atau si majikan adalah dapat mempekerjakan Tuyul mencuri uang, biasanya calon korban adalah orang yang memiliki uang banyak. Kalau kamu orang miskin tidak punya uang maka kamu aman dari serangan Tuyul.

Sosok Tuyul yang sebenarnya sangatlah menakutkan, postur tubuhnya yang amat kecil dengan kepala gundul serta gigi yang runcing, suaranya seperti seekor ayam. Konon tuyul juga hidup bermasyarakat dan memiliki pemimpin.

Tuyul di percaya berasal dari janin yang gugur atau di gugurkan, bayi yang meninggal dalam kandungan yang telah berusia antara 7 bulanan, ukurannya sangat kecil paling besar tidak lebih dari 20 senti. Meski dalam bentuk setan ia memiliki karakter anak-anak yang gemar bermain. Sementara menurut sumber lain menggambarkan sosok tuyul yang sesungguhnya menyerupai orang tua berkepala gundul cuma tubuhnya saja yang sangat kecil serta sifatnya yang seperti anak-anak.

Ia melakukan pencurian uang atas perintah majikan, segala resiko di tanggung majikan. Ketika tuyul tertangkap oleh orang pintar biasanya akan di lakukan interogasi dan tuyul akan bicara apa adanya, jujur, lugu. Jika tuyul di sakiti maka majikanlah yang merasakan sakitnya.

-Majikan si Pelihara Tuyul Harus Perempuan-

Bagaimana tuyul dapat di pekerjakan manusia? Menurut berbagai sumber dari pakar dunia gaib di katakan. Tuyul berasal dari janin korban aborsi yang di tangkap oleh Juru Kunci saat berkeliaran mencari ibunya. Tuyul itu mau di tangkap karena di bujuk akan di pertemukan ibunya.

Jadi tak heran kalau orang yang bisa memelihara tuyul harus perempuan. Ketika jual beli sudah saling sepakat. Sang juru kunci akan menyerahkan Tuyul hasil tangkapannya, pada saat itu pula juru kunci memberi tahu pada Tuyul kalau si pembeli itu adalah ibunya.

Wanita yang memelihara tuyul pun wajib memperlakukannya seperti anak sendiri mengasuh memberi makan dan memberi ASI. Tuyul biasa di jual seharga antara 5 hingga 10 juta. Diduga tempat penjualan tuyul banyak terdapat di pulau Jawa, di antaranya Tulung Agung, Jatim, Kuningan, Jabar.

Orang yang memelihara tuyul atau si majikan kalau makan malam tidak pernah habis, selalu ada sisa, sisa ini nantinya untuk di berikan tuyul, tuyul sangat suka dengan makanan sisa, juga tidak pakai sendok saat makan, harus langsung pakai tangan serta tidak mencuci tangan setelah makan karena akan di gunakan untuk memegang tuyul saat memberi ASI pada malam hari.

Tuyul juga harus di ajak jalan-jalan dengan di gendong setidaknya satu kali dalam sepekan, jadi orang jalannya sambil me-nyingkur tangan di punggungnya itu bisa jadi sedang menggendong tuyul.

Berapa lama orang bisa memelihara tuyul? Untuk memelihara tuyul bisa selamanya hanya saja untuk satu tuyul paling lama 10 hingga 15 tahun, lewat dari itu harus ganti tuyul atau beli tuyul baru.

Memelihara tuyul dapat di katakan Pesugihan Tuyul, Pesugihan berasal dari kata Sugeh yang artinya Kaya, di sebut Pesugihan karena menggunakan cara tertentu seperti pelihara tuyul. Babi ngepet dan sejenisnya. Jadi kata Pesugihan itu dapat di artikan membangun sumber kekayaan dengan cara-cara tertentu yang berkaitan dengan hal gaib, bersekutu dengan setan.

Tuyul juga memiliki sifat kesal sama majikan, karakternya memang sangat persis anak-anak usia antara 4 hingga 5 tahun, yang membedakannya adalah tuyul memiliki kelebihan bisa menghilang.

Seperti Ini Ciri-cirinya si Majikan Yang Pelihara Tuyul

Saat ngobrol beruda dia cenderung tanya pekerjaan kita, penghasilan dan kapan terima gaji. Rumah orang yang pelihara tuyul biasanya di cat dengan aneka warna.

Sering jalan dengan tangan di singkur (singkur tangan= tangan satu memegang tangan satunya di punggung layaknya orang menggendong anak)

Lebih suka mendengarkan pembicaraan orang lain saat orang banyak, terlebih para ibu-ibu yang sedang membicarakan bab arisan, sifatnya agak tertutup, lebih cenderung menjaga jarak dalam bersosial di tengah masyarakat. Melakukan pekerjaan asal-asalan guna menutupi kedok. Tidak senang memberi sumbangan atau sedekah.

Agar rumah kita tidak di satroni tuyul, biasanya orang menyediakan yuyu atau kepiting sawah, Tuyul bisa lalai akan kewajibannya saat melihat mainan, Tuyul sangat suka dengan Yuyu.

Pasang jarum di laci tempat menyimpan uang, Tuyul biasanya tidak akan mengambil uang hingga ludes, misalnya 1 juta tuyul akan mengambil 3 hingga 4 lembar saja. Namun jika terdapat jarum tuyul tidak akan mengambil uang karena konon tuyul paling takut sama jarum.

Nah itulah ciri-ciri orang yang pelihara tuyul semoga kamu tidak pernah menjadi korban pencurian uang. (Ksc/Andi Zachril)

Related posts

Jangan Remehkan Air Putih, Ini 8 Manfaatnya.

info

Prosesi Upacara Pengibaran Bendera 17 Agustus 2020 di Barru sesuai Standar Protokol Kesehatan Covid-19

info

BLT-DD Berlanjut Sampai Desember 2021; ini Harapan Pemerintah Desa Maleku

info

Leave a Comment