INFO INDONESIA
Nasional

Alumni IPM TOEA ri GOWA menyorot soal Pasum yang beralih fungsi, Jadi Warkop

infoindonesianews.com

Gowa– Tuguh yang berdiri tegap tepatnya di panciro kecamatan bajeng utara terdapat empat makam di dalam itu adalah sebuah situs sejarah yang harus di lestarikan kini berubah fungsi sebagai Warkop.

Di warkop inilah pasangan suami istri (pasutri) sebagai pemilik warkop yang menyeret oknum Satpol PP Gowa kini masuk ke ranah hukum, Pelaku lelaki MH diduga Penganiayaan dan telah berstatus tersangka serta menerima hukuman disiplin yakni

1.Dicopot dari jabatan sebagai Sekretaris Satpol PP Gowa dan ditetapkan sebagai tersangka.

  1. Lelaki MH menerima hukuman pelanggaran disiplin di internNya sebagai ASN

Senin 19/7/2021 pukul 14.30 WITA Target Indo Menyambangi warkop di bilangan kompleks SKARDA, hadir di warkop tersebut Drs.Achmad Ramli, SH,MH salah satu tokoh masyarakat panciro, Drs.Sainuddin Dewa dan H.Syarifuddin serta Muh Bachtiar Bakrie,SH,MH.

Dalam pertemuan di warkop, Drs.Achmad Ramli, SH,MH , membahas soal wakaf atau hibah, terkait keberadaan lahan yang sudah beralih fungsi menjadi warkop yang berada dalam halaman Tuguh, yang terletak di depan mesjid.

Lanjut pembahasan itu Drs.Achmad Ramli, SH,MH menuturkan, ” coba kita lihat, halaman Tugu itu sudah berubah fungsi sebagai warkop, seharusnya pemerintah Daerah mengembalikan fungsinya sebagai fasilitas umum (fasum)”, tutur Achmad Ramli.

Disela pembahasan yang santai sambil menyerutuk kopi salah satu alumni dari IPM Mempertontonkan video terkait kasus pemukulan pasutri ” coba dengarkan narasi dalam video ini terhadap narasi pemilik warkop tersebut”.

Muh Bachtiar Backrie, SH,MH ada sebuah narasi pemilik warkop yang lucu dan menarik dalam videonya , ” Yakni korban mengaku sedang hamil 9 bulan”

Pernyataan hamil itulah langsung menuai simpati dari netizen. Dan seketika itu, Lelaki MH dibully hingga mendapat perhatian dari publik.

Yang lebih lucu lagi dalam video yang sama sekali tidak di terima oleh akal sehat dia menyatakan perut saya ini biasa besar dan biasa kempes, ini menimbulkan tanda tanya, benarkah hamil 9 bulan.

Semua menjadi geleng geleng kepala menonton video di HP yang dipertontonkan oleh H.Syarifuddin.

Muh Bachtiar Backrie, SH.MH memaparkan bahwa kalau mencermati dan menganalisa rekaman vidio yang selama ini beredar di medasos, yang mengaku dirinya sedang hamil tua 9 bulan, perutnya biasa besar dan biasa kempes bahkan sudah pecah ketuban akibat dari kejadian tersebut, tentunya beban pembuktianya ada pada pasutri (pemilik warkop) dan jika itu tidak benar dan tidak terbukti berarti apa di nyatakan oleh pasutri dan diedarkan melalui medsos tersebut adalah perbuatan pidana dan harus juga di pertanggung jawabkan secara hukum. intinya marilah kita serahkan ke pihak Kepolisian tapi jangan kita biarkan jalan sendiri, mari kita dukung dan kawal bersama proses hukumnya.

Drs.Achmad Ramli,SH,MH selaku tokoh panciro yang juga Alumni dari IPM, ” Saya sangat menyayangkan adanya pembiaran warkop yang di bangun pada fasilitas umum dengan tidak memiliki ijin”, pungkasnya.

(Dg.Ngitung)

Related posts

KEBIJAKAN MUI KBB” MENGIKUTI SHALAT IDHUL FITRI 1441 H”, DENGAN MEMBATASI SEKITAR 50 ORANG DAN TETAP JAGA JARAK JUGA MEMAKAI MASKER.

info

Tim Percepatan KEK Mandalika Tegaskan Ketidakberpihakan dalam Penyelesaian Sengketa Lahan

info

Kolaborasi Anggota Sabhara Samapta Polresta Mataram Bersama Polsek Pagutan Dalam Giat 3C

info