INFO INDONESIA
Nasional

3 Desa Di Luwu Timur Jadi Sarang Penyelundupan Mobil Bodong. Puluhan Mobil Diamankan Di Polres Lutim.

Infoindonesianews.com

Luwu Timur – Jajaran Makopolres Luwu Timur kembali meraih prestasi. pasalnya, menyita Puluhan unit Roda Empat berbagai jenis di Tiga Desa diwilayah Luwu Timur, Sulawesi Selatan yang diduga menjadi sarang penyelundupan mobil Bodong (Ilegal/Tidak memiliki Dokumen kendaraan yang resmi,red) yakni Desa Bantilang, Rante Angin dan Leoha Kecamatan Towuti, Luwu Timur.

Hal ini diungkapkan Kapolres Luwu Timur AKBP Leonardo Panji Wahyudi kepada wartawan di Ruang kerjanya saat menggelar konfrensi Pers. Rabu (30/5). Dijelaskan Leo dalam penyitaan dilokasi yang dipimpin langsung mantan Kasubdit 2 Perbankan Ditreskrimsus Polda Kalteng Ini terdapat 9 mobil bodong kini telah di sita di Makopolres Luwu Timur.

“Saat ini sudah ada Sembilan unit mobil berbagai jenis kami amankan dikantor sembari menunggu unit bodong lainnya karena masih dalam proses pemindahan dari beberapa Desa di Kecamatan Towuti,”beber pria yang pernah bergabung di Trainer Corupttion Investigation FBI di Negeri Gajah Putih, Bangkok

Dari informasi yang dirangkum di TKP kata dia, mobil berbagai jenis tersebut sebagian besar dibeli oleh masyarakat dengan mengatakan tidak tahu menahu terkait asal muasal atau aturan yang mengikat tata cara membeli mobil resmi (Legal,red).

“Warga yang memiliki kendaraan yang kami sita ini tidak paham mekanisme cara membeli mobil resmi, mereka tahunya membeli mobil dengan  harga murah dari seseorang yang hanya menyertakan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saja, tanpa dilengkapi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB),”terangnya.

Sementara, terkait kasus ini pihak kepolisian berasumsi bahwa masyarakat yang berada di Tiga Desa tersebut menjadi korban penipuan dari oknum yang spesialis  berprofesi menawarkan mobil bodong.

“Polres Luwu Timur masih terus melakukan penyelidikan oknum penjual mobil mobil murah tersebut ,” kata Leo.

Terlepas dari itu, mantan Kasubdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel ini menghimbau kepada masyarakat untuk mengetahui prosedur jika ingin membeli atau memiliki kendaraan dengan pegangan dokumen kendaraan yang sah.

Ia pun berharap kepada masyarakat yang mengetahui jika ada oknum yang menggunakan mobil atau kendaraan bodong segera lapor ke aparat agar segera ditindaklanjuti.

“Bainya masyarakat teliti dulu sebelum membeli karena kalau sudah seperti mereka juga yang rugi. Kami juga imbau jika masyarakat mendapatkan sesuatu tyang mencurigakan segera laporkan ke kami nanti kami akan tindaklanjuti,”pungkasnya.

Sekedar diketahui, Adapun kendaraan roda empat yang disita Makopolres Lutim terhitung sejak tanggal 24 hingga 27 Mei 2018 dianataranya 3 unit mobil Mitsubishi Dum Truk,  dan 3 unit mobil Toyota Hilux, serta 3 unit mobil Suzuki Grand Max. (Andi Ade/Andi Zachril)

 

Related posts

Jaga Keutuhan NKRI, Polres Sergai Gelar Apel Kebangsaan

info

Dandim 0503/JB yang di Dampingi Danramil 04/CK laksanakan Karbak dan Baksos.

info

Forta Lobar Kecam Keras, Tindakan Persekusi Terhadap Wartawan .

info

Leave a Comment